Senin, 24 November 2014
Tribunnews.com

Ada Kondom Bekas di Kantor Bupati, Satpol PP Diminta Razia

Kamis, 11 April 2013 13:20 WIB

Ada Kondom Bekas di Kantor Bupati, Satpol PP Diminta Razia
Dokumentasi
Kondom

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM, MELAWI - Bupati Melawi Kalimantan Barat H Firman Muntaco, meminta kepada kepala satuan polisi pamong praja segera melakukan razia di sejumlah fasilitas milik pemerintah, baik di kantor bupati maupun di eks stadion Desa Tanjung Niaga.

"Kepada kasatpol PP saya minta untuk melakukan razia, suruh anak buahnya untuk bertindak kalau tidak mau pindahkan saja. Biasanya kalau di kantor bupati itu sore hari sementara kalau di stadion malam hari," kata Firman Muntaco.

Sebagaimana diketahui, kantor bupati baru yang terletak di Jl Kota Baru tersebut saat ini sedang dalam penanganan kejaksaan tinggi Kalbar. Kondisi perkantoran sudah mengalami kerusakan yang cukup parah lantaran tidak terurus.

Firman juga mengaku prihatin dengan kondisi perkantoran yang ada di Melawi, bahkan dirinya menerima laporan di sekitar bangunan tersebut ditemukan kondom bekas. Kuat dugaan kantor pemerintahan itu dijadikan tempat mesum.

"Ada tindak asusila di sana, karena ada bukti ditemukannya kondom bekas, kepada kasatpol PP tolong perhatikan masalah itu, sebab ini juga menyangkut masalah keamanan, silahkan satpol PP berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan razia," tegasnya.

Bupati mengatakan, sejatinya pemerintah sudah melakukan berbagai upaya agar kantor tersebut bisa difungsikan kembali, namun demikian pemerintah masih terhambat lantaran kantor tersebut saat ini menjadi barang sitaan kejaksaan.

"Harusnya kita bisa praperadilkan, saat ini kita masih melakukan lobi supaya kantor tersebut bisa dimanfaatkan, namun kejaksaan mengatakan tidak lama lagi, sampai sekarang belum juga," tegasnya.

Kasat Pol PP Melawi Andri S mengatakan, pihaknya siap melakukan razia di sejumlah fasilitas milik pemerintahan, untuk mengantisipasi tindakan yang tidak diinginkan, sebab hal itu sudah menjadi tugas dan kewajibannya.

Andri juga mengharapkan kepada masyarakat sama-sama menjaga ketertiban lingkungan, jangan sampai melakukan tindakan yang melanggar hukum apalagi di tempat umum, sebab tidak segan-segan pihaknya akan bertindak tegas. (ali)

Editor: Dewi Agustina

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas