• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribunnews.com

Dua Desa di Demak Masih Terisolasi Akibat Banjir

Kamis, 11 April 2013 17:27 WIB
Dua Desa di Demak Masih Terisolasi  Akibat Banjir
TRIBUNJATENG
Ilustrasi banjir di Demak

TRIBUNNEWS.COM, DEMAK - Hingga saat ini, banjir yang melanda delapan desa di Kecamatan Mijen, Demak, Jawa Tengah, yang belum juga surut. Bahkan dua desa, yakni Desa Jleper dan Desa Ngelokulon, masih terisolasi, sehingga proses evakuasi dan pendistribusian logistik kepada warga yang mengungsi menjadi terhambat.

Sebagian besar pengungsi tertampung di tenda- tenda darurat hasil swadaya masyarakat, selebihnya menumpang di rumah saudara dan kerabat di wilayah Kabupaten Jepara dan desa-desa sekitar Kecamatan Mijen yang tidak terkena banjir.

Kepala Desa Ngelokulon , Asari, Kamis (11/4/2013), mengaku meski warganya banyak yang sudah tertampung di tempat pengungsian sementara, tetapi kebutuhan konsumsi dan sandang masih sangat dibutuhkan warga karena mereka tidak sempat menyelamatkan harta bendanya.

Bahkan karena minimnya peralatan terutama perahu karet, ada beberapa warga yang belum bisa dievakuasi dari rumahnya sehingga selama dua malam ini mereka terpaksa tetap berdiam di lantai 2 rumah masing-masing karena tidak mungkin warga menerobos derasnya air setinggi dada orang dewasa tersebut.

Lebih lanjut Asari mengatakan, pengiriman bantuan logistik ke lokasi pengungsian, jika melalui jalan raya Demak-Jepara, hanya bisa menggunakan perahu karet karena akses jalan darat terputus.

Jalan darat yang masih bisa dilalui sepeda motor adalah jalan setapak yang menghubungkan Desa Pasir dengan Desa Ngelokulon. Sementara akses jalan melalui Desa Jleper ke arah Ngelokulon juga terputus total. Dengan demikian, satu-satunya cara mengirim logistik adalah menggunakan perahu karet.

"Memang rutenya jadi lebih jauh karena memutar. Tetapi hanya itu satu-satunya jalan darat yang masih aman digunakan supaya bantuan segera bisa diterima oleh korban banjir," kata Asari. (*)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1657921 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas