Minggu, 5 Juli 2015
Tribunnews.com

Kisah Purel Mojokerto, Dari Baju Seksi Hingga Dibooking Lewat Blackberry

Kamis, 11 April 2013 00:12 WIB

Kisah Purel Mojokerto, Dari Baju Seksi Hingga Dibooking Lewat Blackberry
google
Ilustrasi Purel

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Sensasi dan terus mencari sensasi. Ini adalah para penghobi pengunjung tempat-tempat karaoke di Mojokerto. Untuk menemukan sensasi di tempat karaoke, pemandu lagu(purel) pelajar adalah jawabannya.

Purel polos ini memang menggugah sensasi bagi para tamu. Tidak saja karena kemolekan tubuhnya yang masih segar, juga kepolosan dan keaslian gaya yang dicari.

Bukan seperti purel senior yang "tidak tulus" menyervis tamu. Purel pelajar diyakini sepenuh hati menyervis dan totalitas memuaskan tamu.

"Mereka juga manut saja kalau kita perintah. Purel pelajar memang mengesankan," ucap salah satu penghobi karaoke, Rabu(10/4/2013).

Namun, untuk bisa memuaskan tamu di room, para purel pelajar itu bekerja sangat keras. Mulai bagaimana harus mengelabui orang-orang di sekitar mereka bahkan keluarga. Namun, kebanyakan mereka yang menjadi purel adalah pelajar yang tidak tinggal bersama keluarga. Mereka adalah para anak kos.

Perjuangan mereka dimulai saat mereka harus pergi meninggalkan rumah kos atau rumah sendiri ke tempat karaoke. Terutama saat di-booking lewat SMS atau BBM. Purel pelajar ini harus berangkat dengan baju serba panjang dan tertutup.
Biasanya mereka melayani setelah sepulang sekolah selepas pukul 14.00 WIB. Namun, untuk waktu ini, baik pelanggan dan purel sudah saling memahami.

Begitu sampai di tempat karaoke, dia cepat-cepat mencari ruang ganti. Ditanggalkannya pakaian serba panjang. Kini pelajar ini tampak seksi. Dengan pakaian serba minim dan terbuka menjadikan calon tamu akan tergugah sensasinya. Belum lagi saat menjalankan tugasnya, menyervis, di room.

Halaman123
Editor: Willy Widianto
Sumber: Surya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas