• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

Kapal Bermuatan 17.500 Liter BBM di Sumenep Ludes Terbakar

Jumat, 12 April 2013 17:27 WIB
Kapal Bermuatan 17.500 Liter BBM di Sumenep Ludes Terbakar
surya/Ahmad rivai
KLM Lasmini, memuat 17.500 liter BBM tujuan Pulau Sepudi, hangus terbakar di Pelabuhan III, Kalianget, Sumenep.

Laporan Wartawan Surya, Ahmad Rivai

TRIBUNNEWS.COM, SUMENEP - Kapal layar motor (KLM) Lasmini, yang memuat 17.500 liter bahan bakar minyak (BBM), jenis premium dan solar, tujuan Pulau Sepudi, Sumenep, terbakar di Pelabuhan III, Kalinget, Sumenep, Jumat (12/4/2013), sekitar pukul 04.00.

Selain menghanguskan kapal dan seluruh isinya, berupa 68 drum dan 80 jerigen BBM, kejadian itu membuat Ahmad (19), juru mudi KLM Lasmini,  mengalami luka bakar, akibat terjebak api saat menghidupkan mesin. Sementara enam anak buah kapal (ABK) selamat, dengan cara melompat ke laut.

Menurut sumber di lokasi kejadian, kebakaran di duga akibat percikan api dari mesin yang menjilat bocoran BBM dari jerigen. Kemudian api dengan cepat membesar dan sulit untuk dikendalikan.

Sejumlah ABK sudah berusaha memadamkan api. Mereka menyiramkan air laut ke kobaran api, namun sia-sia. Bukannya api padam, malah terurs bekobar dan membesar.
Karena kondisinya kian mengkhawatirka, ABK berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke laut.

Kapolsek Kalianget, AKP Suwadi, mengatakan, kebakaran KLM mengangkut BBM di pelabuahan Kalianget, diduda percikan api yang keluar dari mesin, lalu menjilat ke tumpahan BBM dalam kapal.

“Untuk kepastian penyebab kebakaran ini, kami masih meminta keterangan sejumlah saksi termasuk ABK,” kata Suwardi.

Administrasi Pelabuhan (Adpel) Kalianget, Fajar Sidik ADPEL Kalianget, menjelaskan, KLM Lasmini tujuan Sepudi, membawa sekitar 17.500 BBM jenis solar dan bensin ditampung dalam 80 jerigen, BBM jenis solar 68 jerigen sementara BBM jenis bensin 12 jerigen.

Dijelaskan, jenis BBM yang terbakar itu, akan dikirim ke H Asmuni juragan BBM asal Nunggunong, Pulau Sepudi Sumenep, untuk disalurkan pada nelayan di daerah Sepudi.

Akibat kejadian itu, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1662181 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas