Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

Polda Bali Batal Buru Pembuat Video 'Polisi Koupsi di Bali'

Jumat, 12 April 2013 12:00 WIB

Polda Bali Batal Buru Pembuat Video 'Polisi Koupsi di Bali'
Kompas.com

Tribunnews.com, Denpasar - Kepolisian Daerah (Polda) Bali tidak akan mengejar Kees Van Der Spek, jurnalis asal Belanda yang membuat video "Polisi Korupsi di Bali". Kapolda Bali Irjen Pol Arif Wachyunadi mengatakan proses penyelidikan kini hanya fokus pada pelanggaran internal anggotanya.

"Kita akan melakukan pemeriksaan dulu terhadap saksi-saksi yang di sini, terhadap pelaku pelanggaran disiplin," ujar Arif Wachyunadi usai upacara serah terima jabatan Wakil Kapolda Bali di Mapolda Bali, Jumat (12/4/2013).

Jika saksi dan bukti dinilai sudah cukup untuk memberi sanksi internal, Kapolda menilai tak perlu memanggil Van Der Spek. "Kalau sudah cukup pembuktiannya di internal kepolisian dengan barang bukti dan saksi yang sudah ada ya sudah cukup itu," jelas Arif.

Sebelumnya, Kapolda Irjen Pol Arif Wachyunadi, mengatakan dalam sebuah wawancara pada Senin (8/4/2013),  penerima dan pemberi suap akan kena sanksi hukum. Bahkan penyebar video juga menjadi target polisi untuk dimintai pertanggungjawaban.

Seperti diberitakan, sebuah video seorang oknum polisi di Bali "memalak" turis Belanda berjudul "Polisi Korupsi Di Bali/ Corruption Police in Bali" beredar di Youtube. Video berdurasi 4 menit 49 detik tersebut berisi adegan "pemalakan" seorang oknum polisi yang berjaga di pos polisi Lio Square, perempatan Petitenget, Kuta Utara terhadap wisatawan asal Belanda.

Editor: Gusti Sawabi
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas