• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Siswa di Solo Tanda Tangan Jujur UN

Minggu, 14 April 2013 16:09 WIB
Siswa di Solo Tanda Tangan Jujur UN
TRIBUN JOGJA/ Ikrob Didik Irawan
Para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Solo berkomitmen untuk jujur saat mengerjakan Ujian Nasional (UN), Senin (15/4/2013) besok. Mereka berjanji untuk tidak berbuat curang saat ujian penentuan kelulusan itu.

Mayor Tantang Siswa Tak Nyontek

TRIBUNNEWS.COM SOLO,  - Para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) di Solo berkomitmen untuk jujur saat mengerjakan Ujian Nasional (UN), Senin (15/4/2013) besok. Mereka berjanji untuk tidak berbuat curang saat ujian penentuan kelulusan itu.

Aksi dilakukan di Car Free Day (CFD), jalan Slamet Riyadi, Minggu (14/4), pagi. Sebuah poster besar sepanjang sekitar 2x4 meter dibentangkan di bawah jembatan penyeberangan depan Pengadilan Negeri (PN). Poster merah itu bertuliskan "Ujian Nasioanal Berani Berjanji Jujur".

Di bawah poster yang menjutai ke bawah nyaris menyentuh aspal itu, ada sebuah poster lainya yang berwarna putih polos. "Kami mengajak dan menantang para siswa di Solo yang akan menempuh UN untuk berani dan berjanji jujur," kata Mayor Haristanto, Presiden Republik Aeng Aeng yang menggagas aksi nyeleneh itu.

Siswa yang berani dan berjanji jujur diminta untuk membubuhkan tanda tangan di poster polos menggunakan spidol hitam yang sudah disediakan. Tak butuh waktu lama, para siswa yang menjadi pengunjung CFD langsung mengerubuti poster tadi, antri untuk tanda tangan.

"Kita ingin siswa menghilangkan budaya mencontek dan budaya curang lainnya. Jangan sampai dunia pendidikan kembali tercoreng karena kecurangan UN," kata Mayor lagi. Para siswa terlihat antusias membubuhkan tanda tangan. Tak hanya tanda tangan, siswa juga menuliskan kalimat harapan.

"Kita memang harus percaya pada kemampuan diri sendiri. Sekarang bukan lagi jamannya nyontek," kata Nindiah Permata, salah seorang siswa yang ikut memberikan tanda tangan. Siswa dari SMKN 6 Solo ini menuliskan harapan berupa doa agar seluruh teman-temannya bisa lulus 100 persen.

Harapan yang sama juga ditulis oleh siswa lainnya. Hampir semua siswa berharap agar seluruh teman sekelasnya bisa lulus 100 persen. Namun ada pula yang menulis meminta agar UN dihapus karena dianggap malah membenani pikiran para siswa. “Hapus Ujian Nasional!!!,” tulis seorang siswa yang mengaku bernama Dajal.

Tak sampai satu jam, poster polos berukuran sekitar 1,5x2 meter langsung penuh oleh tanda tangan. Tak hanya para pemuda, beberapa orang tua juga ikut memberikan tanda tangan. Akaibatnya, mereka yang datang belakangan harus mencari-cari bagian poster yang longgar saat menulis. “Saya berdoa agar anak saya lulus dengan kejujuran saat mengerjakan,” kata Siswono, salah seorang wali murid. (dik)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1667222 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas