Rabu, 26 November 2014
Tribunnews.com

Di Abdya, 36 Peserta Tidak Ikut UN

Senin, 15 April 2013 18:28 WIB

Di Abdya, 36 Peserta Tidak Ikut UN
Ilustrasi pelaksanaan ujian nasional

Laporan Wartawan Serambi/Zainun/Abdy

Karen a  Menikah dan Ditahan di LP
 
TRIBUNNEWS.COM BLANGPIDIE- Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 yang diikuti siswa/siswi SMA, SMK dan MA di 20 lokasi sekolah di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada hari pertama Senin (15/4/2013), berlangsung tertib, aman dan lancar. Dari 2.187 peserta terdaftar, tercatat 36 peserta tidak ikut, karena sudah menikah/kawin, sakit, meninggal dunia, ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) dan banyak pula tanpa memberi  kabar.
 
Informasi diperoleh Serambinews.com dari Kabid Dimen pada Dinas Pendidikan Abdya Drs Sabihismiruddin, Ketua Pengawas Satuan  Pendidikan Drs H Ridwan Adami MM dan Penanggungjawab Pengawas Satuan Pendidikan di Kabupaten, Ikhsan MPd, Senin (15/4/2013) sore bahwa peserta yang tidak ikut UN 2013 di Kabupaten Abdya tercatat 36 orang (SMA 21 orang, SMK 14 orang dan MAS 1 orang.
 
Peserta yang tidak ikut dirincikan,  terdiri dari SMK Negeri 1 Blangpidie 9 orang, SMA Negeri Setia 7 orang, SMK Negeri 1 Babahrot 5 orang, SMA Negeri 1 Susoh 4 orang, SMA Negeri 2 Blangpidie 2 orang, SMA Negeri 1 Tangan-Tangan 2 orang, SMA Negeri 2 Blangpidie 2 orang, SMA Negeri 2 Kuala Batee 2 orang, SMA Negeri 1 Babahrot 2 orang, dan MAS Manggeng 1 orang.
 
Alasan sehingga mereka yang tidak diikut beragam. Karena sudah menikah/kawin 6 orang, sakit 4 orang, meninggal dunia 1 orang, dan menjalani penahanan di LP 1 orang. Sisanya 24 orang tidak ada kabar.
 
“Peserta UN 2013 ini diusulkan sekitar tujuh bulan lalu. Barangkali, setelah itu, ada yang menikah, meningal dunia  atau lainnya, sementara nama mereka sudah terdaftar sebagai peserta,” ungkap Sabihismiruddin.
 
Hal yang sama juga disampaikan Kepala Disdik Abdya Drs Yusnaidi MPd ketika memantau pelaksanaan UN Paket C di SKB Tangan-Tangan, Senin sore kemarin. Bagi peserta yang bisa menunjukkan bukti berupa surat keterangan sakit dari dokter, bisa mengikuti ujian ulangan hari Senin (22/4) mendatang.
 
Pelaksaan UN 2013 dimulai pukul 07.30 WIB seluruh Kabupaten Abdya, dipantau Wakil Bupati (Wabup) Yusrizal Razali  bersama Wakil Ketua DPRK Elizar Lizam SE, didampingi  Asisten Administrasi Umum Indra Sukma SH, Kakankemenag H Arijal SAg, Kasatpol PP dan WH Muddasir SPd, Kabid Dikmen pada Disdik Drs Sabihismiruddin. Sedangkan Kadisdik Abdya Drs Yusnaidi MPd memantau UN di kawasan Kecamatan Kuala Batee dan Babahrot.

Pelaksanaan UN di Kabupaten Abdya diawali oleh Pengawas Satuan  Pendidikan beranggotakan 24 orang, diketuai Drs H Ridwan Adami MM dari Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya. Sedangkan Penanggungjawab Pengawas Satuan Pendidikan di Kabupaten, Ikhsan MPd dari Unsyiah.   Pelaksanaan pemantauan dan pengawas diawali di SMA Negeri 1 Blangpidie, berlanjut di SMA Negeri Setia, SMA Negeri 1 Tangan-Tangan, dan SMA Negeri 1 Manggeng.

"Secara umum, pelaksanaan UN 2013 di Abdya hari pertama (Senin kemarin) berjalan aman, tertib dan lancar" ungkap Wabup Yusrizal Razali menjawab Serambi, setelah memantau pelaksanaan UN di SMA Negeri 1 Menggeng, Senin kemarin.
 
Kabid Dikmen pada Dinas Pendidikan Abdya Drs Sabihismiruddin, Ketua Pengawas Satuan  Pendidikan Drs H Ridwan Adami MM dan Penanggungjawab Pengawas Satuan Pendidikan di Kabupaten Ikhsan MPd, menjawab Serambi Senin sore kemarin menjelaskan, UN 2013 di Kabupaten Abdya, berlangsung di 20 sekolah di Kabupaten Abdya, dimulai pukul 07.30 WIB.
 
Jumlah peserta  2.187 siswa/siswi, terdiri SMA/MA 1.775 orang dan SMK 412 orang, dengan jumlah pengawas ruangan 256 orang dan 24 orang pegawas satuan pendidikan. Dari jumlah peserta tersebut sesuai laporan yang sudah diterima,  tercatat 36 peserta tidak ikut UN, terdiri dari SMA 21 orang, SMK 14 orangdan MAS 1 peserta. (***)

Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas