• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 21 April 2014
Tribunnews.com

Ketika Mantan Biarawati Ceramah di Aceh Tengah

Senin, 15 April 2013 09:06 WIB
Ketika Mantan Biarawati Ceramah di Aceh Tengah
Serambi Indonesia/Mahyadi
Hj Irene Handono, salah seorang mualaf menjadi penceramah dalam kegiatan tabligh akbar di Masjid Agung Ruhama, Kota Takengon, Minggu (14/4/2013).

TRIBUNNEWS.COM, TAKENGON - Mantan biarawati yang saat ini telah memeluk Islam dan menjadi seorang ustazah, Hj Irene Handono, Minggu (14/4/2013) mengisi tabligh akbar di Masjid Agung Ruhama, Takengon, Aceh Tengah. Acara tersebut difasilitasi oleh Majelis Taklim Rahmatan lil’alamin.

Saat ceramah, pendiri Irene Center itu mengimbau seluruh warga Aceh untuk tetap waspada akan misi pendangkalan akidah yang dilancarkan musuh-musuh Islam saat ini. Menurutnya, meski Aceh dikenal sebagai Serambi Mekkah, berbagai upaya pendangkalan makin gencar dilakukan.

"Akidah merupakan pondasi agama Islam dan paling rentan untuk disusupi dan didangkalkan. Untuk itu kaum muslimin harus berhati dengan jebakan-jebakan musuh," katanya.

Sebagai seorang mantan biarawati, Irene dengan lugas memaparkan pentingnya mewaspadai berbagai potensi pendangkalan akidah. Dalam ceramahnya selama sekira dua jam yang diikuti seribuan jamaah Aceh Tengah dan Bener Meriah, ia menceritakan pengalamannya sejak pertama kali mendapat hidayah memeluk Islam.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Ir H Nasaruddin MM turut hadir dalam tabligh akbar tersebut mengatakan, pengalaman Irene dalam pencariannya terhadap kebenaran dapat menjadi ibrah bagi warga daerah itu yang teladan bagi warga.

"Tak hanya sebagai mualaf, dengan tegas memaparkan kebenaran Islam. Sosok seperti dia ini sangat langka. Mengenai yang disampaikan, kita sebagai umat Muslim, terutama semua orangtua harus lebih waspada terhadap pendangkalan akidah, terutama terhadap anak-anak," katanya.

Bupati juga mengatakan saat ini sudah banyak aliran sesat yang terindikasi masuk ke Aceh. Bahkan menurutnya, data dari MPU Aceh, menunjukkan pendangkalan akidah atau aliran sesat mulai merambah ke dunia pendidikan melalui buku-buku, dan ceramah-ceramah keagamaan terhadap anak-anak didik.

"Melalui pengajian dan tabligh akbar seperti ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan pengamalan kita terhadap Islam," imbuh Nasaruddin. (gun)

Editor: Dewi Agustina
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1669602 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas