Jumat, 6 Maret 2015
Tribunnews.com

Mama Aleta, Pahlawan Lingkungan Asal Flores Mendunia Hingga San Fransisco

Senin, 15 April 2013 16:07 WIB

Mama Aleta, Pahlawan Lingkungan Asal Flores Mendunia Hingga San Fransisco
Istimewa
Mama Aleta, pahlawan lingkungan dari Flores.

TRIBUNEWS.COM, FLORES - Tahun 1996, kehidupan masyarakat suku Molo, Nusa Tenggara Timur terusik oleh kedatangan beberapa perusahaan tambang marmer.

Perusahaan tersebut siap mengeksplorasi gunung Bukit Naususu, gunung yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat.

Buat suku Molo dan sebagian besar rakyat NTT, alam memang dianggap sakral. Alam juga menjadi sumber minuman dan makanan, obat-obatan termasuk mata pencaharian mereka.

Bukan dengan merusaknya, melainkan memanfaatkannya secara bertanggungjawab dengan merawat dan menanam kembali.

Seiring perjalanan waktu, hutan-hutan di area pegunungan mulai ditebang. Alhasil, bencana alam seperti longsor sering menimpa mereka. Debit air pun berkurang.

Siapa yang tidak geram ketika rumahnya dirusak oleh "orang asing".

Muncullah sosok Aleta Baun, seorang pribumi Molo, yang menolak keras kehadiran perusahaan tersebut dan kaum kapitalis lainnya yang ingin mengeksploitasi alam mereka.

Halaman12345
Penulis: Daniel Ngantung
Editor: Agung Budi Santoso
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas