• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribunnews.com

Wali Kota Terbitkan Perwako Penyelenggaraan Reklame

Selasa, 16 April 2013 20:27 WIB
Wali Kota Terbitkan Perwako Penyelenggaraan Reklame
Tribun Manado/Rizky Adriansyah
Sejumlah pekerja memasang lembaran iklan pada papan reklame yang ada di daerah Boulevard, Manado, Sulawesi Utara, Selasa (15/1/2013). Banyaknya papan reklame saat ini yang tersebar di seluruh penjuru kota menjadi aset bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemko Manado. (Tribun Manado/Rizky Adriansyah)

Laporan wartawan Tribun Pekanbaru Nolpitos

TRIBUNNEWS.COM PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru, Firdaus telah menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwako) Nomor 24 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan reklame di Pekanbaru. Perwako itu diundangkan tanggal 28 Februari 2013. Di dalam Perwako tersebut diatur secara detail tentang pemasangan reklame, baik bentuk, letak, ukuran, maupun tinggi reklame.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan (Distarubang) Pekanbaru, Firdaus Ces melalui Kabid Data dan Informasi, Marsil Harzoni kepada tribun menyebutkan, Perwako tentang reklame itu sudah diterbitkan yakni Perwako Nomor 24 Tahun 2013 tentang penyelenggaraan reklame di Kota Pekanbaru.

"Perwako itu udah selesai dan sudah ditandatangani wali kota dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdako), serta diundangkan oleh tanggal 28 Februari 2013. Tinggal lagi mensosialisasikan kepada pengusaha advertising dan masyarakat," ungkap Marsil.

Tim penyelenggaraan reklame dan tim pengawasan reklame, ulas Marsil, juga sudah terbentuk. Tugas tim penyelenggaraan ini berkaitan dengan izin bangunan reklame dan izin penayangan reklame, sedangkan tim pengawasan bertugas menertibkan reklame.

"Sosialisasi akan dilakukan kepada asosiasi pengusaha reklame, dan dalam ringkup asosiasi mereka sendiri yang akan mensosilisasikan. Sedangkan kami dari Distarubang dan tim reklame juga akan mensosialisasikan kepada pengusaha advertising melalui media massa, dan pengiriman surat kepada pengusaha reklame serta pemanggilan pengusaha reklame," jelas Marsil.

Sampai saat ini, kata Marsil, tim reklame dan Distarubang masih menunggu pendelegasian atau pelimpahan wewenang dari wali kota tentang izin bangunan reklame dan izin tayang reklame. Apakah izin bangunan reklame di dinas tata ruang dan izin tayang reklame di dinas pendapatan daerah.

"Setelah ada pendelegasian wewenang dari wali kota tersebut, serta setelah sosialisasi dilakukan, maka akan diberikan waktu kepada pengusaha reklame untuk membongkar sendiri reklamenya jika tidak sesuai dengan titik koordinat tang ada dalam Perwako. Jika sesuai dengan titik yang ditentukan dalam Perwako, mereka tinggal mengurus izin bangunan reklame dan izin tayang reklame," papar Marsil. (nol)

Editor: Budi Prasetyo
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1677131 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas