• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

Pemilukada Penajam Warga Bisa Gunakan KTP dan KK

Kamis, 18 April 2013 12:31 WIB
Pemilukada Penajam Warga Bisa Gunakan KTP dan KK
NET
ILUSTRASI

TRIBUNNEWS.COM, PENAJAM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat menyetujui penggunaan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK), dalam pencoblosan calon bupati dan wakil bupati 25 April mendatang dalam Pemilukada Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Persetujuan ini juga berdasarkan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 85/PUU- X/2012 tanggal 13 Maret 2013 tentang penggunaan KTP dan KK bagi warga yang tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT).

Surat edaran KPU nomor 186/KPU/III/2013 perihat penjelasan tindak lanjut putusan MK nomor 85/PUU-X/2012 yang ditandatangani Ketua KPU Husni Kamil Manik tertanggal 27 Maret 2013.

Dalam surat edaran itu disebutkan, sehubungan dengan putusan MK bernomor 85/PUU- X/2012 tanggal 13 Maret 2013 yang mengadili perkara pengujian UU nomor 32/2004 tentng pemerintahan daerah dan terkait penyelenggaraan pemilukada khususnya tahapan pemungutan dan perhitungan suara di TPS, dengan ini disampaikan bahwa pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPS, DPSHP, DPSHP akhir dan DP4 dapat memberikan suaranya dengan ketentuan, menunjukkan KTP dan KK yang masih berlaku atau sama sejenisnya.

"Kedua penggunaan hak pilih tersebut hanya dapat dilakukan di TPS yang berada di RT/RW atau nama sejenisnya sesuai dengan alamat yang tertera di dalam KTP-nya. Ketiga adalah, sebelum menggunakan hak pilihnya, yang bersangkutan terlebih dahulu mendaftaran diri pada KPPS setempat," ungkap Ketua KPUD PPU, Andi Arfin saat membacakan surat edaran KPU Pusat, Kamis (18/4/2013).

Selain itu kata Arfin, dalam memberikan suara dilakukan dalam waktu satu jam sebelum selesainya pemungutan suara di TPS. Bagi pemilih yang menggunakan hak pilih tersebut kata Arfin, maka akan dicatat dalam formulir C1-KWK pada kolom pemilih dari TPS lain dan dicatat juga pada formulir C3.

Formulir C3 ini mengenai pernyataan keberatan saksi dan kejadian khusus yang berhubungan dengan hasil pemungutan suara dan perhitungan suara pemilihan umum kepala daerah dan wakil kepada daerah di TPS. (Samir)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1684291 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas