Simulasi Pengamanan Pilgub Jateng

Kamis, 18 April 2013 17:40 WIB

Simulasi Pengamanan Pilgub Jateng
TRIBUN JOGJA
Sebanyak 402 petugas keamanan yang terdiri dari anggota kepolisian, TNI, Satpol PP, dan Petugas Pemadam Kebakaran melakukan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di depan Kantor Bupati Purworejo, Kamis (18/4/2013). Dalam kegiatan ini, petugas melakukan simulasi penanganan aksi massa yang anarkis.

Ketika Anggota Polres Purworejo Melakukan Demonstrasi

TRIBUNNEWS.COM PURWOREJO,  - Dua orang tewas dan belasan luka-luka dalam bentrok antara pendemo dan satdalmas Polres Purworejo di depan Kantor Dinas Bupati Purworejo, Kamis (18/4/2013). Ratusan demonstran yang bermaksud menuntut penghitungan ulang hasil Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah melakukan aksi anarkis. Karena itu anggota Polres terpaksa bertindak tegas.

Kejadian bermula ketika pada pagi hari puluhan orang mendatangi kantor KPU Purworejo. Mereka bermaksud memrotes hasil penghitungan suara Pilgub Jateng di Purworejo. Menurut mereka, telah terjadi kecurangan sehingga penghitungan seharusnya diulang. Namun massa semakin bertambah banyak ketika ratusan orang menggabungkan diri.

Di bawah guyuran hujan gerimis, massa terus merangsek maju. Mereka bertekad mendatangi KPU walaupun harus berhadapan dengan ratusan anggota kepolisian. Aksi massa kemudian tidak terkendali ketika beberapa orang mulai melakukan aksi dorong ke barisan polisi. Tidak hanya itu, beberapa orang kemudian melempari polisi dengan batu. Polisi pun bertindak tegas, satuan pengendali massa (Dalmas) kemudian diturunkan.

Namun setelah dalmas turun, massa bukannya mundur dan bersedia bernegosiasi mereka malah semakin beringas. Akibatnya polisi bertindak keras, beberapa provokator ditangkap setelah terpantau memprovokasi massa. Melihat massa mulai melakukan aksi bakar ban, polisi kemudian berusaha memadamkan api yang dihalangi oleh massa.

Untuk memecah konsentrasi massa, polisi kemudian mengerahkan satuan pemadam kebakaran (Damkar) untuk menghalau massa, Meski massa telah mulai bubar, namun beberapa teroris ternyata memanfaatkan momen itu untuk menyekap Ketua KPU. Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Purworejo segera bertindak cepat dan meringkus para teroris. Dalam aksinya, polisi terpaksa menembak mati seorang pelaku.

Halaman
12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help