• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribunnews.com

Festival Budaya Barru Dijadikan Magnet Wisman

Minggu, 21 April 2013 17:17 WIB

Laporan Wartawan Tribun Timur/ Rudhy

TRIBUNNEWS.COM MAKASSAR,  -- Beragam atraksi kesenian dan budaya Kabupaten Barru, dipertunjukkan di Festival Budaya To Berru 2013, yang dilaksanakan di Alun-alun Kota Barru, Minggu (21/4). Rencananya, acara yang juga diisi dengan wisata sejarah dan wisata kuliner tersebut akan digelar hingga 26 April mendatang.

Pada pelaksanaan festival budaya yang kedua tersebut, para tamu undangan disambut dengan pertunjukan pencak silat dan tari-tarian dari para pelajar. Selanjutnya, para tamu juga disajikan Bosara berisi makanan khas Barru yang juga merupakan simbol atau cara menyambut tamu-tamu terhormat dari kerajaan.

Bupati Barru HM Idris Syukur, mengatakan, Festival Budaya To Berru, merupakan event tetap tahunan.

Festival dilaksanakan untuk menggalakkan kunjungan wisatawan ke Sulsel, khususnya di Barru.

"Festival ini diharapkan menjadi jendela untuk melihat kekayaan budaya dan potensi wisata di Barru," kata Idris melalui rilis yang dikirim ke Tribun, Sabtu (21/4/2013).

Idris berharap, sektor pariwisata berkontribusi terhadap pembangunan daerah. Apalagi, Barru memiliki potensi sebagai daerah tujuan wisata.

"Barru memiliki wisata sejarah, wisata kuliner, dan wisata alam yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia," ujarnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, budaya adalah proses dan pergolakan yang panjang di masa lalu untuk menghadirkan adat istiadat, tradisi sekaligus karakter masyarakat Barru. Karena itu, festival dilaksanakan untuk mengkristalisasi semua itu untuk menjadi kekuatan bagi masyarakat.

"Tidak ada gunanya membangun fisik yang banyak, kalau karakter kita hilang karna akan runtuh satu per satu," terangnya.

Menurut Syahrul, kehilangan budaya, akan kehilangan harga diri dan kehormatan. Apalagi, sekarang era global yang modern.

"Sekarang era globalisasi dimana hampir semua orang hanya berpikir efektif dan efisien. Kalau bukan kita yang memelihara budaya, maka nantinya bisa saja diklaim negara lain," ungkapnya.

Ia berharap, budaya dan adat istiadat Barru dipelihara untuk kemajuan daerah. Tetap melestarikan kearifan lokal untuk membangun karakter yang kuat.

"Masyarakat Sulsel, khususnya Barru, memiliki filosofi hidup yang sangat kuat. Itulah yang harus kita jaga," tegasnya.

Festival Budaya To Berru dirangkaikan dengan berbagai kegiatan. Diantaranya, karnaval budaya, pameran, lomba cerita rakyat, lomba permainan tradisional, lomba bahari perahu hias, hingga pemilihan gadis desa. (Rud)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1695802 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas