Sabtu, 23 Mei 2015
Tribunnews.com

BlackBerry Ilegal Banjiri Jambi

Senin, 22 April 2013 02:49 WIB

BlackBerry Ilegal Banjiri Jambi
IST

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Konsumen telepon pintar di Jambi kini makin banyak pilihan. Selain dari mereknya yang variatif, BlackBerry (BB) ilegal kini membanjiri pasar di Jambi.

"Kalau mau yang murah, ini ada yang BM (black market)," kata seorang penjual ponsel di deretan ruko yang berada di Jalan Raden Mattaher, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Tawaran itu ia sampaikan saat Tribun menawar harga BB Belagio di konternya.

Perempuan itu menawarkan BB Belagio dengan harga yang jauh lebih murah dari pada BB yang resmi masuk ke Indonesia. BB Belagio resmi dibanderolnya Rp 4,2 juta, sementara BB ilegal, yang biasa disebut black market, berani dilepasnya seharga Rp 3,1 juta sehingga selisihnya Rp 1,1 juta.

Bukan hanya jenis Belagio yang ia jual. Gemini, Strom, Onyx, dan jenis lainnya juga tersedia di konter tersebut. "Kalau yang resmi memang lebih mahal. Namanya juga resmi, pajak masuknya saja sudah berapa. Ini yang BM kualitasnya nggak kalah kok," ujarnya.
Untuk penjualan BB BM, perempuan berkulit putih itu hanya memberikan garansi yang sangat singkat, yakni satu minggu. Ia mengaku garansi itu sudah tergolong panjang untuk BB BM. "Di toko lain paling tiga hari, ada yang nggak berani memberi garansi," ungkapnya, pekan lalu.

Ia terus merayu Tribun yang sedang melakukan penelusuran peredaran BB ilegal di Kota Jambi supaya membeli BlackBerry jualannya, dengan pilihan BB resmi dan BB BM. "Kalau yang paling murah juga ini ada, tipe 8330, cuma Rp 500 ribu," bujuknya.
Karyawannya yang juga turut membujuk menambahkan, sudah banyak yang beli BB BM di konter tersebut, dan selama ini tidak ada yang komplain. Ia meyakinkan calon pembeli bahwa BB BM tersebut kualitasnya tidak kalah dengan BB yang resmi.

"Bedanya hanya pada garansi saja. Kalau BB resmi garansinya sampai dua tahun, kalau BM hanya seadanya. Tapi kita jamin kok, PIN BB BM ini tidak akan suspend," bujuknya. BB BM, ucapnya, merupakan produk baru, hanya saja masuk secara ilegal ke Indonesia.

Penelusuran Tribun, konter handphone yang menjual BB BM tidak hanya yang satu itu saja. Sejumlah konter lainnya yang disambangi Tribun juga mengaku menyediakan blackberry BM. Bahkan pegawai konter tidak takut atau curiga menawarkan produk ilegal itu ke calon pembeli.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jambi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas