• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribunnews.com

Pulau Nusa Kokok Kabupaten Berau Dijual?

Senin, 22 April 2013 21:49 WIB

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNNEWS.COM TANJUNG REDEB, – Di Kabupaten Berau saat ini beredar kabar, salah satu pulau yang masuk wilayah Kecamatan Maratua telah dijual kepada salah seorang investor yang berkewarganegaraan Malaysia. Masyarakat menduga, pihak Kecamatan Maratua terlibat dalam penjualan Pulau Nusa Kokok.

“Pulau Kokok itu dijual oleh orang kecamatan (Maratua), dijual ke orang Tiong Hoa warga negara Malaysia. Tapi orang Malaysia itu minta supaya kuburan yang ada di sana dipindahkan dulu,” ungkap salah seorang warga kepada Tribunnews Network, Senin (22/4/2013).

Meski tidak menyebutkan nama, namun warga menuding, Camat dan Sekretaris Camat Maratua yang menjual pulau tersebut kepada warga negara Malaysia. “Ini camat dan sekretarisnya yang bermain, surat-suratnya ada, tapi disembunyikan oleh mereka,” tuding warga yang tidak ingin namanya disebutkan.

Kapolsek Maratua, Iptu Asri saat dikonfirmasi Tribunnews Network membenarkan, informasi yang berkembang di masyarakat Pulau Maratua saat ini, Pulau Nusa Kokok tersebut dijual kepada pihak asing. “Isu yang berkembang di masyarakat memang begitu (dijual ke warga Malaysia),” ujarnya dari balik telepon,  Senin (22/4/2013).

Isu yang berkembang di masyarakat itu, kata Asri semakin santer sejak beberapa hari belakangan ini, sebab, sebagian warga telah memindahkan kuburan keluarganya yang berada di pulau yang terletak di Teluk Pulau Maratua itu.

“Hari ini pun ada warga yang mau memindahkan kuburan keluarganya, tapi tidak bisa karena sedang ada gelombang tinggi,” katanya lagi. Sejauh ini, kata Asri, pihaknya hanya menerima complain dari masyarakat, namun belum ada yang membuat laporan secara resmi.

Meski demikian, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait informasi yang disampaikan oleh masyarakat. “Ada beberapa warga yang kompalin, tapi belum ada yang membuat laporan resmi. Kami sedang menyelidiki informasi dari masyarakat,” ujarnya.

“Tapi kami belum bisa memastikan, apakah pulau itu benar-benar dijual atau tidak. Kami juga tidak tahu, ada berapa kuburan yang sudah dipindah,” imbuhnya.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas