• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 21 Agustus 2014
Tribunnews.com

Sembilan Anggota DPRD Kutim 'Pindah Perahu'

Selasa, 23 April 2013 05:15 WIB
Sembilan Anggota DPRD Kutim 'Pindah Perahu'

TRIBUNNEWS.COM, SANGATTA -- Dua belas pengurus partai politik tingkat kabupaten yang berkedudukan di Kabupaten Kutai Timur telah menyerahkan daftar calon legislatif yang akan diverifikasi lebih lanjut oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kutai Timur.

Partai yang menyerahkan daftar caleg pada hari terakhir masa penyerahan, Senin (22/4/2013), adalah PPP, Hanura, PKPI, PBB. Adapun delapan partai politik lainnya telah menyerahkan daftar calegnya lebih awal.

Ketua KPU Kutim, Mardiyanto, mengatakan pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap daftar caleg yang telah diserahkan keduabelas parpol. Pihaknya juga belum bersedia menjelaskan siapa saja anggota DPRD yang pindah partai untuk pencalegan karena masih dalam tahap verifikasi.

"Kami belum bisa menjelaskan siapa saja yang pindah parpol, karena masih dalam tahap verifikasi," katanya, Senin (22/4/2013). Verifikasi akan dilaksanakan mulai tanggal 23 April sampai 6 Mei 2013. Masa perbaikan tanggal 9 sampai 22 Mei 2013, dan verifikasi perbaikan tanggal 23 sampai 29 Mei 2013.

Berikutnya akan dilakukan penyusunan Daftar Caleg Sementara (DCS) tanggal 30 Mei sampai 12 Juni 2013, pengumuman DCS tanggal 13 sampai 17 Juni 2013. "Pengajuan pengganti DCS adalah tanggal 26 Juli sampai 1 Agustus 2013. Sedangkan pengumuman Daftar Caleg Tetap (DCT) tanggal 23 – 25 Agustus 2013.

Informasi yang dihimpun Tribun, hingga saat ini terdapat sembilan anggota DPRD Kutim yang akan menjadi caleg di partai politik lain yang berbeda dari partai asal yang mengusungnya.

Mereka adalah Yulianus Palangiran (Kedaulatan), Harpandi (PKPI), dan Sudiyanto (PKPI) yang menjadi caleg Partai Demokrat. Berikutnya, David Rante (Pelopor) yang menjadi caleg Gerindra, juga Marden Asa (PDS) yang menjadi caleg Hanura.

Selanjutnya Mastur Jalal (Kedaulatan) dan Ahmad Musa (PDK) yang menjadi caleg Hanura, Harjuna Ali (PDK) yang menjadi caleg Nasdem, dan Piter Palinggi (Partai Buruh) yang menjadi caleg PKPI. Sedangkan Isnorawaty, belum diperoleh informasi apakah akan menjadi caleg lagi atau tidak.

Berdasarkan Peraturan KPU Pusat Nomor 7 tahun 2013 yang disahkan tanggal 9 Maret 2013, setiap anggota DPR dan DPRD yang akan mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari partai yang berbeda dengan partai asalnya, diwajibkan mengundurkan diri dari posisinya sebagai legislator.

Form untuk pengunduran diri anggota DPRD sudah tersedia dalam format baku, yaitu BB-5. Form ini merupakan surat pernyataan bahwa yang bersangkutan sudah mundur dari DPRD Kutim karena akan menjadi calon legislatif di partai lain, disertai tandatangan dari ketua dan sekjen parpol yang menjadi tujuan.

Penyerahan form ini melampirkan surat keputusan pemberhentian dari pejabat berwenang (untuk konteks DPRD Kutim diterbitkan Gubernur Kaltim), surat keterangan proses pemberhentian dari pimpinan DPRD Kutim, juga surat persetujuan dari parpol asal, yang ditandatangani ketua dan sekjen.

Bila SK Gubernur belum terbit, sementara bisa menggunakan surat keterangan dari pimpinan DPRD bahwa pemberhentian yang bersangkutan sedang diproses. Namun SK Gubernur tetap harus dilampirkan sebelum masa perbaikan DCS berakhir, yaitu sebelum 1 Agustus 2013.

Selain BB-5, ada pula form lain, yaitu BB-4 untuk pengunduran diri PNS, TNI/Polri, juga direksi atau pegawai BUMN/BUMD. Form BB-6 untuk pengunduran diri penyelenggara pemilu yang menjadi caleg, seperti KPU dan seluruh struktur di bawahnya serta Bawaslu dan seluruh struktur di bawahnya. Adapun form BB-7 untuk pengunduran diri kepala desa dan aparat desa.

Saat dikonfirmasi, Ketua DPRD Kutim, Alfian Aswad, dan Sekretaris DPRD Kutim, Irawansyah, mengatakan belum mengetahui siapa saja anggota DPRD Kutim yang mengundurkan diri. "Informasinya sudah ada. Nanti akan kami kabari. Karena besok baru saya masuk kantor," kata Irawansyah. (Kholish Chered)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Kaltim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas