• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

Rumah Janda Tua Kaya Raya Ludes Terbakar

Rabu, 24 April 2013 17:55 WIB
Rumah Janda Tua Kaya Raya Ludes Terbakar
TRIBUN SUMSEL/M.AWALUDDIN FAJRI
Dinas Pemadam Kebakaran dibantu dengan warga berusaha memadamkan api di

TRIBUNNEWS.COM  SURABAYA-Sebuah bangunan rumah milik janda tua kaya raya, Mbah Katemi (75) warga RT 02, RW 01, Dusun Tempel, Desa Turi, Kecamatan Jetis, Kabupaten Ponorogo, ludes terbakar, Rabu (24/4/2013).

Diduga, kebakaran hebat yang menyebabkan pemilik rumah mengalami shock berat lantaran tak ada harta benda yang bisa diselamatkan itu, disebabkan sisa api obat nyamuk bakar.

Bahkan bangunan rumah megah tua yang berisi sejumlah kamar untuk sejumlah anak kos itu, tidak bisa diselamatkan lagi. Kondisinya sudah ambruk total hingga hampir seluruh atapnya ambruk.

Salah seorang saksi mata, Agus (27) yang masih tetangga korban mengaku tidak sadar jika yang terbakar itu rumah janda tua kaya raya.

Dia baru sadar setelah ada bunyi sirene mobil Pemadam Kebakaran (PMK) yang datang ke lokasi. Namun saat itu, api sudah membumbung tinggi dan meluluhlantakan semua bagian rumah model kuno itu.

"Saya sadar setelah melihat Rumah Mbah Katemi yang paling besar di desa ini terbakar. Semuanya kayu jati termasuk tiang penyangga 16 batang ludes terbakar. Mbah Katemi dulu Orang kaya raya," terangnya kepada Surya, Rabu (24/4/2013).

Sementara Katemi yang tampak lemah lunglai di rumah tetangganya mengaku saat kejadian sedang berada di halaman rumah untuk menjemur kayu bakar. Ketika itu korban mendegar ada suara letupan dan saat dilihat ternyata kasurnya sudah terbakar dan api sudah di atas atap rumahnya. Spontan korban berteriak, tetapi langsung lemas.

"Semua kasur dan kamar anak-anak kos sudah terbakar semua saat saya berusaha masuk ke dalam rumah," ucapnya. Selain itu, Katemi tidak menaruh curiga ketika hendak meninggalkan rumah. Alasannya, lima anak kos yang tinggal dirumahnya sejak pagi sudah pamitan pulang ke rumahnya masing-masing.

Diduga saat sebelum pulang anak-anak kos ada yang lupa mematikan obat nyamuk bakar sisa semalam dan membakar kasur di kamar kos itu. "Saya tidak milihat ke kamar-kamar anak-anak kos sebelum keluar rumah. Karena mereka sudah pamitan akan pulang ke kampungnya jadi tak terpikir sejauh itu. Jika ada obat nyamuk yang belum dimatikan," pungkasnya.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1708431 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas