• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Tribunnews.com

Bentrok Warga-TNI AU Dipicu Pelarangan Aktivitas Pengerukan Tanah

Kamis, 25 April 2013 10:08 WIB
Bentrok Warga-TNI AU Dipicu Pelarangan Aktivitas Pengerukan Tanah
Tribun Sumsel
Bentrok antara warga RT 32 dan anggota TNI AU dari Lanud Palembang kembali pecah, Rabu (24/4/2013) siang. Bentrok dengan latar belakang sengketa lahan ini mengakibatkan adanya korban baik dari warga maupun anggota TNI AU.

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Bentrok antara warga RT 32 dan anggota TNI AU dari Lanud Palembang kembali pecah, Rabu (24/4/2013) siang. Bentrok dengan latar belakang sengketa lahan ini mengakibatkan adanya korban baik dari warga maupun anggota TNI AU.

Ketua RT 32 Mustakim ketika ditemui di RSMH Palembang menuturkan, sejak pagi setiap rumah ditunggu anggota TNI AU berpakaian preman. Semua warga juga dilarang keluar rumah untuk melakukan aktivitas.

"Ditunggu sebanyak empat anggota, jadi warga tidak bisa beraktivitas. Selalu dilarang, sehingga warga gerah," katanya.

Menurut Mustakim, aktivitas pengerukan tanah sudah berjalan sekitar dua bulan lalu, namun warga tidak mempedulikannya selagi tidak mengganggu aktivitas warga. Tetapi sejak pagi, semua aktivitas warga dilarang. Terlebih dengan adanya isu bahwa kebun sawit dan kebun warga digusur. Membuat semua warga dari RT 32 yang memiliki 78 Kepala Keluarga (KK) secara spontan keluar dan membawa macam-macam peralatan.

Ketika warga keluar membawa peralatan, anggota TNI AU yang berpakaian lengkap dan senjata lengkap juga menghadang warga yang telah mengepung. Akhirnya bentrokan antara warga dan TNI AU terutama Paskhas tak dapat terelakkan lagi.

"Kami diberondong tembakan menggunakan senjata laras panjang, makanya ada dua warga yang terkena tembakan. Sebenarnya sudah dibilang bila alat berat ditarik maka massa akan mundur, tetapi tetap saja beroperasi. Warga sekarang masih berjaga-jaga di kampung, takut ada lagi anggota yang datang," ungkapnya.

Bentrokan ini menimbulkan korban baik dari warga sipil, Agung (18) yang mengalami luka tembak di lengan kiri dan Asmirud (22) juga mengalami luka tebak di dada kiri tembus ke dada kanan.

Sedangkan dari anggota Paskhas TNI AU yakni Pratu Rohmadi terkena bacokan di kepala serta Pratu Astrio terkena luka tembak dari softgun di bagian belakang kiri. Pratu Astrio kini masih mendapat perawatan di RS Bhayangkara Palembang untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan Pratu Rohmadi dirawat di RS TNI AU.

Menurut Ajeng istri Asmirud, sebelumnya ia dan suaminya sama-sama di rumah, tetapi suaminya diminta untuk berkumpul. Sedangkan dia keluar rumah untuk menjemput orangtua.

"Dia keluar rumah, aku juga. Jadi tidak tahu kejadiannya bagaimana, mendapat kabar kalau suami sudah berada di rumah sakit," katanya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Sriwijaya Post
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1710372 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas