Minggu, 2 Agustus 2015
Tribunnews.com

Bobol Situs SBY, Mabes Polri Rekrut Wildan

Kamis, 25 April 2013 03:24 WIB

Bobol Situs SBY, Mabes Polri Rekrut Wildan
rawstory.com
Hacker.

TRIBUNNEWS.COM, JEMBER - Penyidik Cyber Crime Mabes Polri mengaku kaget ketika mengetahui Wildan Yani Ashari yang berhasil membobol situs pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, hanyalah lulusan STM jurusan Teknik Bangunan. Lebih kaget lagi ternyata pemuda asal Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember itu masih berusia muda (19 tahun) namun mempunyai bakat luar biasa di bidang teknologi informasi (TI).

Demikian kesaksian yang disampaikan Iptu Grawas Sugiarto, seorang penyidik Cyber Crime Mabes Polri yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) dalam persidangan lanjutan kasus peretasan dengan terdakwa Wildan Yani Ashari di Pengadilan Negeri (PN) Jember, Rabu (24/4/2013).

Grawas adalah salah satu perwira yang ikut menangkap Wildan pada 25 Januari 2013 di Warnet Surya.Com di Kebonsari, Kecamatan Sumbersari, Jember. Ia juga mengaku menyamar sebagai hacker anggota Jember Hacker Team (JHT) ketika berada di warnet tersebut.

Kepada majelis hakim, Grawas mengungkapkan bahwa Mabes Polri memutuskan untuk membina Wildan, setelah bebas kelak, agar dia menggunakan bakatnya secara benar. "Yang membuat kami kaget Yang Mulia, ternyata Wildan ini  masih sangat muda, anak lulusan STM Bangunan tetapi sangat berbakat di bidang IT. Karenanya, kami dari Mabes Polri akan membina ia kembali ke jalan yang benar, supaya kemampuannya dipergunakan secara benar," ujar Grawas.

"Berarti Wildan nanti akan direkrut, jadi apa, apa jadi polisi?" Tanya ketua majelis hakim, Syahrul Machmud.

Grawas tidak menjawab secara detail, ia hanya mengatakan kalau itu sudah dibahas di tingkat pimpinan Cyber Crime Mabes Polri.

Usai persidangan, kepada wartawan, Grawas memastikan bahwa Mabes Polri memang akan mengarahkan bakat yang dipunyai Wildan. Ia tidak membantah bahwa Mabes Polri akan merekrutnya. "Kami akan bina agar bisa tersalur secara baik sehingga tidak menjadi liar. Bisa sekolah dan mendapat penghasilan dari bakatnya itu," tegas Grawas.

Halaman123
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas