• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribunnews.com

Lima Orang Selamat dari Maut

Kamis, 25 April 2013 03:29 WIB
Lima Orang Selamat dari Maut
KOMPAS.COM/M Wismabrata
Ilustrasi: Kecelakaan karambol terjadi di Pertigaan Pengging jalur Solo- Boyolali, Minggu (21/4/2013).

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan roda empat terjadi di jalur Pantura, Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Rabu (24/4/2013), sekitar pukul 11.00.

Tabrakan itu mengakibatkan sebuah truk bermuatan telur dengan nomor polisi AG 9432 US terbalik. Sebagian besar muatannya tumpah ke jalan. Selain itu, dua kendaraan lain, mobil boks dengan nomor polisi B 9687 JR serta mobil bak terbuka E 8977 KC, ringsek di bagian depan.

Beruntung, tak ada korban jiwa akibat kecelakaan itu. Ketiga sopir plus kondektur mobil boks dan truk bermuatan telur selamat dari maut. Namun, empat di antaranya harus dirawat. Sopir mobil bak terbuka, Fandi Azis (24), dan pengemudi mobil boks, Agus Zakaria (31) dirawat di Puskesmas Pangenan, dekat lokasi kejadian.

Dua lainya dirawat di Rumah Sakit Gunungjati, Kota Cirebon. Efek kecelakaan itu sempat membuat kemacetan makin panjang di jalur pantura, sekitar lima kilometer, baik ke arah timur (Jawa Tengah) maupun arah sebaliknya (Kota Cirebon).
Antrean lebih dulu terjadi lantaran ada perbaikan jembatan sekitar satu kilometer di timur dari lokasi kejadian. Seorang saksi, Ari (18), mengatakan kecelakaan berawal saat mobil bak terbuka hendak putar arah di u-turn ke Desa Ender saat arus kendaraan cukup padat di jalur timur (Jawa Tengah) ke barat (Kota Cirebon).

"Pick up berhenti dulu di tengah belokan," katanya. Sebuah mobil boks yang melaju di belakang mobil bak terbuka, ucap Ari, menjauh dari bus yang berhenti mendadak di depan Truk. Pengemudi mobil boks membanting kemudi ke kanan dan malah menabrak bagian belakang mobil bak terbuka.

Mobil bak terbuka itu terdorong ke jalur seberang dan ditabrak truk dengan muatan telur yang sedang melaju ke arah barat. Akibatnya, truk bermuatan itu jatuh serta terguling. Sebagian besar muatan tumpah ke jalan. Warga pun mengosongkan truk itu dengan mengambil telur-telur yang rusak.

Di Puskesmas, Agus mengaku berusaha menghindari tabrakan dengan bus yang menuruni penumpang. "Rem mobil saya blong. Saya bingung. Kalau saya banting kemudi ke kiri, bisa menabrak rumah warga. Akhirnya, saya pilih banting kemudi ke kanan," ujarnya. Kemarin, Agus sedang membawa muatan dari Bogor menuju ke Semarang.

Di Puskesmas yang sama, Fandi, menyatakan hendak beristirahat di kontrakannya di Ender. "Kejadiannya cepat, setengah menit saya langsung ngga ingat apa-apa," kata pria asal Pemalang, Jawa Tengah. Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Penganan AKP Jufrini pun mengatakan hal yang sama soal kronologi kecelakaan itu.

"Pick up yang mau belok ditabrak mobil boks dari belakang yang melaju ke timur. Pick up pun terdorong ke depan ditabrak lagi truk telur. Truk telur bermuatan telur terguling karena supir tak bisa mengendalikan kendaraannya," katanya di lokasi kejadian, kemarin. (tom)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1709762 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas