• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Tribunnews.com

BMKG Tanjungpinang Belum Punya Lightning Detector.

Minggu, 28 April 2013 13:46 WIB
BMKG   Tanjungpinang   Belum Punya Lightning Detector.
NET
Ilustrasi

*  Intensitas Petir di Pulau Bintan Tinggi.

* *Apri-Mei Diprakirakan Hujan

TRIBUNNEWS.COM  BINTAN, - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang belum memiliki Lightning Detector (alat pendeteksi petir) untuk mengukur intensitas petir di Pulau Bintan dan sekitarnya.

Kepala BMKG Tanjungpinang, Hartanto mengatakan saat ini Lightning Detector baru ada di Batam. Sementara wilayah Bintan sendiri diakuinya memiliki potensi terjadinya petir yang cukup tinggi.

"Lompatan listrik yang terjadi terbagi dua, bisa dari awan ke awan dan yang bahayanya yang dari awan ke tanah. Petir berpotensi terjadi dalam keadaan udara yang labil seperti di Bintan," ujar Hartanto, Minggu (28/4).

Pembentukan awan konvektif akibat daerah ini berada di tengah perairan lebih cepat terjadi. "Kita akui BMKG Tanjungpinang belum ada alat deteksinya. Mudah-mudahan adalah perhatian dari Pemda," sebutnya.

Dalam sehari, bisa ratusan lompatan petir yang terjadi. Bahkan yang menyambar hingga ke bumi bisa puluhan kali saat cuaca buruk.

Dari aspek cuaca menurutnya bisa disimpulkan jarak awan konvektif ke bumi yang terbentuk di wilayah kepuluan seperti Bintan cukup dekat. Namun terkait pengaruh struktur mineral tanah yang terkandung di daerah ini diakuinya belum ada penelitian lebih jauh terkait tingginya intensitas sambaran petir ke bumi.

"Dari segi cuaca memang betul kita akui cukup tinggi intensitasnya dan potensi terjadinya," jelas Hartanto.

Akhir April hingga Mei menurutnya merupakan puncak hujan pertama dalam tahun ini. Hujan akan kembali menurun intensitasnya pada bulan-bulan seperti Juni, Juli dan Agustus. Puncak kedua hujan diprakirakan terjadi pada November dan Desember mendatang.

"Di Kepri ada dua kali puncak hujan. Termasuk saat ini sebagai puncak hujan pertama. Curah hujan kategori sedang dan lebat berpotensi terjadi pada sepekan kedepan. Intesitasnya sekitar 25 hingga 50 mm per hari," paparnya. (san)

Cuaca mendung terlihat saat melintasi jalan Kilometer 14 Tanjungpinang arah Tanjunguban, Minggu (28/4). TRIBUN/MUHAMMAD IKHSAN.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Batam
0 KOMENTAR
1721312 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas