Senin, 2 Maret 2015
Tribunnews.com

BMKG Tanjungpinang Belum Punya Lightning Detector.

Minggu, 28 April 2013 13:46 WIB

BMKG   Tanjungpinang   Belum Punya Lightning Detector.
NET
Ilustrasi

*  Intensitas Petir di Pulau Bintan Tinggi.

* *Apri-Mei Diprakirakan Hujan

TRIBUNNEWS.COM  BINTAN, - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang belum memiliki Lightning Detector (alat pendeteksi petir) untuk mengukur intensitas petir di Pulau Bintan dan sekitarnya.

Kepala BMKG Tanjungpinang, Hartanto mengatakan saat ini Lightning Detector baru ada di Batam. Sementara wilayah Bintan sendiri diakuinya memiliki potensi terjadinya petir yang cukup tinggi.

"Lompatan listrik yang terjadi terbagi dua, bisa dari awan ke awan dan yang bahayanya yang dari awan ke tanah. Petir berpotensi terjadi dalam keadaan udara yang labil seperti di Bintan," ujar Hartanto, Minggu (28/4).

Pembentukan awan konvektif akibat daerah ini berada di tengah perairan lebih cepat terjadi. "Kita akui BMKG Tanjungpinang belum ada alat deteksinya. Mudah-mudahan adalah perhatian dari Pemda," sebutnya.

Dalam sehari, bisa ratusan lompatan petir yang terjadi. Bahkan yang menyambar hingga ke bumi bisa puluhan kali saat cuaca buruk.

Dari aspek cuaca menurutnya bisa disimpulkan jarak awan konvektif ke bumi yang terbentuk di wilayah kepuluan seperti Bintan cukup dekat. Namun terkait pengaruh struktur mineral tanah yang terkandung di daerah ini diakuinya belum ada penelitian lebih jauh terkait tingginya intensitas sambaran petir ke bumi.

Halaman12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Batam
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas