Rabu, 5 Agustus 2015
Tribunnews.com

Ketua DPRK Subulussalam Pastikan Tak Ada Penambahan Dana Pilkada

Senin, 29 April 2013 22:06 WIB

Ketua DPRK Subulussalam Pastikan Tak Ada Penambahan Dana Pilkada
NET
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Khalidin

TRIBUNNEWS.COM, SUBULUSSALAM - Ketua DPR Kota Subulussalam menegaskan pihaknya tidak akan pernah menyetujui penambahan dana untuk kegiatan Pemilihan kepala daerah (pilkada) wali kota dan wakil wali kota Subulussalam.

Pasalnya, anggaran senilai Rp 6 miliar yang diplot dalam APBK Kota Subulussalam tahun 2013 tersebut sudah final sedangkan dana tambahan
senilai Rp 2,9 belum pernah dibahas dan tidak akan dibahas lagi.

"Karena waktu pembahasan APBK saya pernah tanyakan apakah dana yang diajukan sebesar Rp 6 miliar itu sudah cukup hingga putaran keberapa dan orang KIP jawab cukup," kata Ketua DPRK Subulussalam, Pianti Mala menjawab Serambi (Tribunnews.com Network), Senin (29/4/2013) malam.

Pianti yang juga politisi PKPI menilai pelaksanaan Pilkada Subulussalam digelar tahun 2013 sebenarnya terlalu dipaksakan meskipun daerah itu tidak memiliki anggaran untuk kegiatan tersebut. Kejanggalan lainnya, kata Pianti, terlihat dalam kesiapan Komisi Independen Pemilihan (KIP) yang belum matang dalam mengajukan anggaran. Hal itu terbukti anggaran yang diajukan ternyata tidak mencukupi.

Anehnya, kata Pianti, eksekutif dengan nekat langsung membuat komitmen dengan KIP untuk penambahan anggaran senilai Rp 2,9 miliar meski dana tersebut tidak pernah dibahas di dewan.

"Ini jelas janggal, ada kesan pilkada memang digiring agar harus dilaksanakan tahun ini dengan berbagai cara, padahal daerah tidak mampu," ujar Pianti.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas