• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribunnews.com

Kerugian Ekonomi Akibat Narkoba di Sulsel Mencapai Rp 57 Triliun

Selasa, 30 April 2013 13:42 WIB
Kerugian Ekonomi Akibat Narkoba di Sulsel Mencapai Rp 57 Triliun
net
ilustrasi

Laporan Wartawan Tribun Timur, Mahyuddin

TRIBUNNEWS.COM, WATAMPONE - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan memprediksi kerugian biaya ekonomi akibat penyalahgunaan narkoba mencapai Rp 57 triliun di tahun 2013 dengan penyalah guna berjumlah 3.826.974 orang. Sebanyak 136.671 penyalah guna berada di Sulsel.

"Prediksi ini berdasarkan proyeksi hasil penelitian di tahun 2011, prevalensi penyalah guna narkoba di Sulsel sebanyak 1,9 persen atau setara 115.056 orang dengan total kerugian ekonomi Rp 1.905.998.539.252," ungkap Ketua Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel Kombes Pol Richard M Nainggolan, Selasa (30/4/2013) kepada Tribun Timur (Tribunnews.com Network).

Ia menjelaskan, di tahun 2011, tersangka yang berhasil ditangkap dan diajukan ke peradilan oleh Polda Sulsel dan jajarannya sebanyak 926 orang dan pecandu berasal dari Sulsel. Sedangkan yang telah mengikuti program rehabilitasi sebanyak 106 orang.

Perwira polisi berdarah Batak ini menuturkan, peningkatan itu memberi sinyal kepada seluruh lapisan masyarakat agar lebih serius, menyeluruh dan berkesinambungan yang melibatkan berbagai pihak walaupun dengan latar belakang profesi yang berbeda dan metode pendekatan dari berbagai disiplin ilmu. Tujuannya untuk bersama-sama mencegah peredaran gelap narkoba
melalui upaya pencegahan agar masyarakat tahu, paham dan sadar akan bahaya narkoba sehingga masyarakat imun terhadap narkoba.

"BNN Sulsel bersama instansi terkait berupaya melaksanakan program P4GN secara maksimal agar meningkatkan masyarakat imun dan lebih aman dari peredaran gelap narkoba. Kami targetkan peningkatan penangkapan jaringan peredaran narkoba dan menurunkan angka prevalensi risak kambuh hingga 2015 nanti," jelas Richard M Nainggolan.

Menurutnya, dalam rangka mendukung pencapaian sasaran tersebut maka arah kebijakan BNNP Sulsel bersama dengan seluruh komponen masyarakat, instansi pemerintah dan swasta, pihaknya akan mengekstensifikasi dan intensifikasikan pencegahan penayalahgunaan dan peredaran gelap narkoba serta memberdayakan masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Selain itu, pihaknya juga akan memfasilitasi penyediaan sarana terapi dan rehabilitasi bagi penyalahgunaan atau pecandu narkoba dan memberantas sindikat jaringan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. (Yud)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1728211 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas