• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribunnews.com

Foto-foto Bentrok Warga Musi Rawas-Polisi

Rabu, 1 Mei 2013 10:05 WIB
Foto-foto Bentrok Warga Musi Rawas-Polisi - musi_rawas1.jpg
Tribun Sumsel
Aksi pemblokiran jalan di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) terkait pemekaran Musi Rawas Utara (Muratara) berakhir ricuh, Senin (29/4/2013) malam. Dua Kendaraan yang dibakar warga dan dipalangkan di jalan.
Foto-foto Bentrok Warga Musi Rawas-Polisi - musi_rawas2.jpg
Tribun Sumsel
Aksi pemblokiran jalan di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) terkait pemekaran Musi Rawas Utara (Muratara) berakhir ricuh, Senin (29/4/2013) malam. Anggota kepolisian dan petugas mengamati mobil yang rusak akibat dibakar warga.
Foto-foto Bentrok Warga Musi Rawas-Polisi - musi_rawas.jpg
Tribun Sumsel
Aksi pemblokiran jalan di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) terkait pemekaran Musi Rawas Utara (Muratara) berakhir ricuh, Senin (29/4/2013) malam. Irmawati pingsan saat menghantarkan Midson Sandi suaminya ke liang kubur.
Foto-foto Bentrok Warga Musi Rawas-Polisi - polsek_rupit.jpg
Tribun Sumsel
Mapolsek Muara Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan porak poranda akibat diamuk warga. Aksi pemblokiran jalan di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan (Sumsel) terkait pemekaran Musi Rawas Utara (Muratara) berakhir ricuh, Senin (29/4/2013) malam.

TRIBUNNEWS.COM, MUSI RAWAS - Aksi pemblokiran jalan di Kecamatan Rupit, Musi Rawas, terkait pemekaran Musi Rawas Utara (Muratara) berakhir ricuh, Senin (29/4/2013) malam. Petugas kepolisian membubarkan demonstran secara paksa sehingga terjadi bentrok.

Empat orang tewas kena tembak, sementara korban luka terus bertambah karena masih dilakukan pendataan.

Empat warga meninggal Fadilah (40) luka tembak di rusuk, Son (35) luka tembak di rusuk, dan Suharto (20) mengalami luka tembak di kepala, dan Rinto (18) juga kena tembak.

Hingga Selasa (30/4/2013) pukul 00.30 WIB, korban luka berjumlah lima orang dan diperkirakan masih terus bertambah.

Aksi massa Musi Rawas Utara (Muratara) yang memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) yang berakhir rusuh masih berbuntut panjang dan menyimpan bara.

Masyarakat Muratara, khususnya Kecamatan Muararupit, Selasa (30/4/2013) masih emosional terkait ada empat orang warga setempat yang tewas tertembak yang diduga dilakukan aparat saat pembubaran massa, Senin (29/4/2013) malam.

"Jembatan lintas di Rupit sudah di las pagi ini pakai besi yang dilintangkan. Jadi seluruh kendaraan dari kedua arah, baik dari arah Jambi maupun dari arah Lubuklinggau tidak bisa lewat. Dan masih ada konsentrasi massa di sekitar lokasi," ujar Evi (37), salah seorang warga setempat saat dihubungi Tribun Sumsel (Tribunnews.com Network).

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Sumsel
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
1 KOMENTAR
1732072 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Dadank Wahyudi-Rabu, 1 Mei 2013 Laporkan
    KALO BUKTI UDAH NYATA ANRKHIS BAKAR BAKAR GITU NAMANYA MELAWAN ATURAN NEGARA ... JANGAN SELALU MENYALAHKAN POLISI ... DEMO YG BENER TANOA BATU, TANPA API TANPA BAKAR BAKAR DAN TDK MERUGIKAN KEPENTINGAN UMUM , KALO NYATA MAIN LEMPAR BATU YAA TDK SALAH BROO
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas