Jumat, 27 Maret 2015
Tribunnews.com

Kader Partai Nasional Aceh Dihabisi Preman Politik

Jumat, 3 Mei 2013 07:49 WIB

Kader Partai Nasional Aceh Dihabisi Preman Politik
net
ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, SIGLI - Hasil penyelidikan sementara oleh pihak kepolisian yang menyebutkan kematian T Muhammad Zainal Abidin alias Cekgu (30), kader Partai Nasional Aceh (PNA) Pidie terkait kasus sabu-sabu memicu kemarahan keluarga.

"Penembakan abang saya dilakukan preman politik," tandas T Musliadi (29), adik kandung korban.

Pernyataan yang menyiratkan kekecewaan itu disampaikan T Musliadi kepada Serambi (Tribunnews.com Network), Rabu (1/5/2013) menanggapi keterangan Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Polisi Gustav Leo pada jumpa pers di Mapolres Pidie, Selasa (30/4/2013) sore.

Gustav didampingi Kapolres Pidie, AKBP Dumadi SStmk mengatakan, polisi sudah menangkap dua orang tersangka penembak Cekgu, yaitu Munir (33), warga Bungie, Kecamatan Simpang Tiga dan Khairul Ansari (34), warga Gampong Didoh, Kecamatan Mutiara Timur.

"Hasil pemeriksaan polisi, korban ditembak tiga kali saat di dalam mobil Avanza BK 1690 QG. Ini kriminal murni. Isu-isu yang sempat dikaitkan dengan partai tidak ada. Kasus ini erat kaitannya dengan narkotika jenis sabu-sabu," kata Gustav Leo. Ditanya apa motif pembunuhan tersebut, Gustav mengatakan masih dalam pengembangan.

"Kasus itu masih dalam pengembangan polisi. Kita coba melakukan pengungkapan siapa tahu ada motif lain. Untuk sementara kami tangani masalah sabu," lanjut Gustav.

Pernyataan tersebut langsung memicu reaksi keluarga besar Cekgu, sebagaimana disuarakan T Musliadi selaku adik kandung almarhum.

Halaman123
Editor: Dewi Agustina
KOMENTAR

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas