Senin, 2 Februari 2015
Tribunnews.com

Polisi Bongkar Kasus Pengadaan Sapi Senilai Rp 4,5 Miliar

Jumat, 3 Mei 2013 02:57 WIB

Polisi Bongkar Kasus Pengadaan Sapi Senilai Rp 4,5 Miliar
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pedagang memotong daging sapi di los daging Pasar Klender Jakarta Timur, Senin (8/4/2013). Pemerintah tahun ini menetapkan kuota impor daging sapi beku 32 ribu ton dengan rincian 19.400 ton untuk industri pengolahan dan 12.600 ton untuk horeka. Berbeda dengan sapi bakalan, izin impor daging beku diterbitkan untuk satu tahun TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Wartawan Pos Kupang, Teni Jenahas

TRIBUNNEWS.COM, BAJAWA - Penyidik Kepolisian Resor (Polres) Ngada kini sedang mengumpulkan bahan dan data  untuk membongkar kasus pengadaan ternak sapi senilai Rp 4,5 miliar lebih di Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo. Hingga saat ini belum ada pihak-pihak yang diperiksa penyidik.

Informasi yang dihimpun Pos Kupang di Bajawa menyebutkan, penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polres Ngada sudah mulai mengumpukan bahan dan data kasus pengadaan ternak sapi di Nagekeo sejak beberapa bulan lalu. Tetapi, lanjut sumber itu, belum sampai pada pemeriksaan pihak-pihak terkait.
Sumber itu mengaku belum tahu tahu kapan penyidik Polres Ngada melakukan pemeriksaan.

Apalagi, saat ini penyidik Tipikor Polres Ngada sedang menangani beberapa kasus korupsi di Kabupaten Nagekeo. Masih dari sumber yang sama, proses penyelidikan kasus tersebut masih berjalan untuk mengumpulkan data dan informasi.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ngada, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Daniel Yudo Ruhoro belum berhasil dikonfirmasi, karena tidak berada di tempat. 

Pos Kupang yang menghubungi Wakil Kapolres Ngada, Komisaris Polisi (Kompol)  Luis Benyamin di ruang kerjanya, Kamis (2/5/2013) membenarkan kasus pengadaan ternak di Nagekeo itu sedang ditangani Polres Ngada. 

Namun, mengenai proses penanganan kasus tersebut, Benyamin tidak memberikan banyak keterangan. Ia menyarankan wartawan Pos Kupang menghubungi langsung dengan Kapolres Ngada. 

Halaman1234
Editor: Willy Widianto
Sumber: Pos Kupang
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas