Tanah di Cigintung Bergeser Tiga Meter Per Hari

Itu merupakan jumlah seluruh bangunan rumah di Kampung Gintung

Tanah di Cigintung Bergeser Tiga Meter Per Hari
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
ilustrasi tanah longsor

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Aktivitas pergerakan tanah di Kampung Cigintung, Desa Cimuncang, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka, semakin meningkat.

Anggota Taruna Siaga Bencana (Tanaga) Majalengka, Ujang (29), pada Senin (29/4) lalu mengatakan amblasan tanah tertinggi sekitar dua meter per hari.

"Malah (pergeseran) tertinggi bertambah menjadi tiga meter per hari," ujar Ketua Tagana Malajengka, Robert saat dihubungi Tribun melalui ponselnya, Kamis (2/5/2013) malam.

Bahkan, lanjutnya, sempat terjadi longsoran di area persawahan. Akibat aktivitas pergerakan tanah yang terus bertambah, 602 rumah dinyatakan rusak berat.

Itu merupakan jumlah seluruh bangunan rumah di Kampung Gintung.

"Semuanya perlu rekolasi. Selain itu, 182 hektare sawah tak bisa dipanen," katanya.

Robert menyebutkan 677 kepala keluarga yang terdiri dari 1.959 warga mengungsi. Menurutnya, hampir semua warga mengungsi ke rumah keluarga mereka di dekat kampung itu.

Selain itu, ucapnya, semakin banyak jembatan dan akses jalan yang rusak. Berdasarkan pantauan pada Senin lalu, beberapa warga Kampung Cigintung kembali ke kampungnya demi memanen padi di sejumlah sawah.

Robert mengakui, aktivitas yang sama masih berlangsung.

Ia menyatakan sulit untuk melarang warga itu untuk memanen.

Halaman
12
Editor: Willy Widianto
Sumber: Tribun Jabar
Tags
Majalengka
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help