Guru Matematika Cabuli Siswi Bermodus Les Tambahan

Hermanto (31) diciduk aparat Polres Sumba Timur, Sabtu (4/5/2013) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Guru Matematika Cabuli Siswi Bermodus Les Tambahan
NET
ILUSTRASI

Laporan Wartawan Pos Kupang, John Taena

TRIBUNNEWS.COM, WAINGAPU - Hermanto (31) diciduk aparat Polres Sumba Timur, Sabtu (4/5/2013) sekitar pukul 01.00 dini hari.

Hermanto diduga melakukan pelecehan seksual terhadap Melati (16), siswi kelas XI di sekolahnya.

Penahanan pria asal Wolowaru, Ende, NTT yang berprofesi sebagai guru Matematika pada salah satu SMA di Waingapu, berdasarkan laporan orangtua korban.

Kepada aparat di RSPK Polres Sumba Timur, Melati (bukan nama sebenarnya), yang didampingi orangtua dan kerabatnya menjelaskan, peristiwa pelecehan bermula ketika ia diminta mengikuti les tambahan di sekolah oleh tersangka.

Sebagai seorang murid, Melati tidak menaruh curiga apapun. Namun, sang guru yang sudah memiliki rencana jahat, mulai melancarkan aksi bejatnya pada Melati di ruang laboratorium, Senin (29/4/2013) sore.

Saat melakukan aksinya, sang guru menodongkan sebilah pisau kepada Melati. Ini membuat Melati merasa takut dan tidak melawan. Dengan leluasa, Hermanto meraba payudara serta kemaluan Melati.

"Dia suruh datang les sore, untuk bisa meningkatkan kemampuan dan menaikkan nilai matematika. Saya tidak curiga, ternyata kemudian saya dilecehkan," kisah Melati di Mapolres Waingapu.

Ayah korban kepada wartawan di RSPK Polres setempat menuturkan, pelecehan seksual oleh oknum terhadap anaknya, baru diketahui Jumat (3/5/2013) malam.

Sebab, setelah kejadian, Melati dilarang melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat dan orangtuanya.

Halaman
12
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help