• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Namanya Dicatut, Dede Yusuf Merasa Difitnah

Minggu, 5 Mei 2013 01:13 WIB
Namanya Dicatut, Dede Yusuf Merasa Difitnah
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Mahasiswa baru Unisba berbincang dengan Wakil Gubernur Jabar, Dede Yusuf pada acara Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Bandung dalam acara Pelantikan Mahasiswa Baru dan Ta aruf Tahun Akademik 2012/2013 di Gedung Serba Guna Unisba, Jalan Tamansari, Kota Bandung, Selasa (4/9/2012). Ta aruf yang mengambil tema Pemuda 3M Mujahid, Mujtahid, Mujaddid, Menyongsong Era Social Creative Enterpreneurship diikuti 2.377 mahasiswa baru yang berlangsung sejak Senin (3/9/2012). TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Wagub Jabar, Dede Yusuf, kaget bukan kepalang karena namanya dicatut oleh tersangka pengedar uang palsu, Nuriyah.

Menurut Dede, ia sama sekali tidak kenal dan belum pernah bertemu dengan Nuriyah serta tidak mungkin melakukan perbuatan melawan hukum dan merugikan masyarakat.

Dede pun merasa dirugikan karena nama baiknya dicemarkan oleh wanita yang mengaku sebagai saudara kembar Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, sekaligus berpangkat inspektur jenderal (Irjen) polisi tersebut.

"Ini fitnah dan pencemaran nama baik. Saya tidak kenal dan tidak pernah komunikasi dengan yang namanya Nuriyah. Saya malah baru tahu dari orang yang lihat berita dan Twitter, dia (Nuriyah) menyebut nama saya," kata Dede dalam pernyataan tertulisnya kepada pers, Sabtu (4/5).

Untuk itu, Dede meminta Nuriyah mencabut pernyataannya itu dan meminta maaf kepada Dede serta membersihkan nama baik Ketua Pramuka Kwarda Jawa Barat itu dari kasus uang palsu yang dilakukan Nuriyah di wilayah Bogor.

Jika Nuriyah tidak melakukannya, Dede tidak akan segan-segan mengambil langkah hukum terhadap wanita yang pernah dijebloskan ke penjara karena kasus serupa tersebut.

"Saya minta yang bersangkutan minta maaf secara terbuka, mencabut pernyataannya itu dan membersihkan nama baik saya," kata Wagub Jabar ini.

Diberitakan sebelumnya, Kepolisian Resor Bogor Kota, Jawa Barat, berhasil menangkap seorang ibu rumah tangga pelaku pengedar uang palsu senilai Rp 1,2 triliun, UM alias Nuriyah.

"Dia merupakan residivis di Penjara Kabupaten Sukabumi," kata Kapolres Bogor Ajun Komisaris Besar Bahtiar Ujang Purnama, Selasa (30/4).

Bahtiar menjelaskan, pelaku merupakan penindak penipuan dan penggandaan uang berupa uang palsu dalam bentuk rupiah dan mata uang asing. Uang palsu yang diamankan petugas sebanyak 59.847 lembar uang pecahan rupiah dan asing senilai Rp 1,2 triliun.

Rincian uang palsu yang diamankan terdiri atas 50.549 lembar uang Brasil pecahan 5.000 real dan 400 lembar pecahan 1 real, 153 lembar dollar Singapura pecahan 1.000 dollar, 1.718 lembar rupiah pecahan Rp 100.000, dan 7.000 lembar uang yuan China.

Selain menemukan barang bukti berupa uang senilai Rp 1,2 triliun di kediaman pelaku, petugas juga mengamankan barang bukti lain berupa pelat sertifikat dari bank Swiss yang terbuat dari tembaga. (san)

Editor: sanusi
Sumber: Tribun Jabar
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1746991 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas