• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Tribunnews.com

Sembilan Korban Penyekapan di Pabrik Tangerang Trauma

Minggu, 5 Mei 2013 09:41 WIB
Sembilan Korban Penyekapan di Pabrik Tangerang Trauma
Tribun Lampung/Anung Bayuardi
Andi, salah seorang korban penyekapan di Tangerang, Banten, mengaku trauma atas kejadian yang menimpanya. 

TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Andi, salah seorang korban penyekapan di Tangerang, Banten, mengaku trauma atas kejadian yang menimpanya. Bahkan saat akan diajak ke pabrik, Andi sempat menolak lantaran ketakutan.

"Saya kemarin tidak mau diajak lagi ke Tangerang untuk menggerebek, trauma kak," jelasnya diamini Adi, Minggu (5/5/2013).

Dia menambahkan, saat di Tangerang, kondisi dia bersama pekerja lainnya sangat mengenaskan. Ia mengaku sempat mendapatkan penyiksaan dari pemilik pabrik.

"Kami ditempatkan di satu ruangan bersama. Kami waktu kerja seperti di penjara, tidak boleh bersosialisasi dengan warga sekitar," bebernya.

Saat bekerja di sana, Andi mengalami luka yang diduga disebabkan sundutan api rokok, siraman bahan kimia, hingga penyakit kulit. "Badan saya melepuh di kaki kanan dan kiri, serta lengan kiri," ujarnya.

Sebelumnya, sembilan warga Dusun Kemala Indah, Desa Blambangan, Blambangan Pagar, Lampung Utara, yang disekap di Tangerang, Banten kembali ke kediamannya, Minggu (5/5/2013) sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka adalah Adi Putra (23), Andi (20), Ijal (19), Junaidi (22), Madjid (20), Miswanto (20), Erfan (21), Iwan Kurniawan (19), Sarifudin (21) dan datang menggunakan mobil Isuzu Panther B 8660 WQ.

Kedatangan mereka disambut Sekretaris Kabupaten Rifki Wirawan, Kapolsek Abung Selatan Iptu Arif Anggara, tokoh masyarakat, dan keluarga korban.

Pada Jumat (3/5/2013) pukul 13.00 WIB, aparat Polda Metro Jaya dan Polres Kota Tangerang menggerebek pabrik milik YI di Kampung Bayur Opak, RT 03 RW 06, Kelurahan Lebak Wangi, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten. Dari lokasi itu polisi menangkap YI dan empat orang mandor Sdm (34), Nrd (34), Jaya alias Mandor (41), dan TS (34).

Penggerebekan tersebut berdasarkan laporan dua orang buruh pabrik yang berhasil kabur: Andi Gunawan dan Junaedi ke Polres Lampung Utara pada 28 April 2013. Mereka melaporkan adanya tindak perampasan kemerdekaan sekaligus penganiayaan terhadap puluhan buruh yang dipekerjakan YI di pabrik.

Kini kelima tersangka sekaligus barang bukti dan para korban masih diperiksa intensif di Polresta Tangerang. Kelima tersangka diancam Pasal 333 KUHP tentang merampas kemerdekaan orang lain dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman delapan tahun penjara.(anung bayuardi)

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Lampung
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1747622 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas