• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Tiga TKI Diduga Dibunuh di Malaysia

Senin, 6 Mei 2013 01:31 WIB
Tiga TKI Diduga Dibunuh di Malaysia
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Anak tenaga kerja Indonesia (TKI) ikut berunjuk rasa bersama puluhan aktivis Migrant Care, di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (18/12/2012).

TRIBUNNEWS.COM, KERINCI - Tiga Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Sungai Abu, Kecamatan Air Hangat Timur, Kabupaten Kerinci, diduga menjadi korban pembunuhan di Malaysia, saat akan kembali ke Indonesia.

Ketiga korban adalah MD (35), NZ (35), dan SP (20). Satu korban lainnya, yakni SJ (35), istri MD, berhasil selamat, dan menjalani perawatan di rumah sakit umum Mayjend HA Thalib Sungaipenuh.

Pembunuhan tergolong sadis. Selain korban dibunuh satu per satu oleh pelaku yang hanya satu orang, istri SJ juga diperkosa dan disuruh mencium jenazah suaminya.

Informasi yang didapat Tribun Jambi (Tribunnews.com Network) dari sejumlah sumber, peristiwa terjadi pada Kamis (2/5/2013) lalu, saat keempat korban akan pulang ke Indonesia, melalui jalur Johor Baru-Tanjung Balai Karimun, menuju Tungkal.

Namun, belum sempat menyeberang ke Indonesia, ketiga korban sudah dibunuh di perkebunan sawit, berdekatan dengan bibir pantai, oleh pria tidak dikenal yang akan menyeberangkan korban ke Indonesia, menggunakan kapal pompong.

SJ, korban selamat, sempat diperkosa pelaku dan dibawa ke Tanjung Balai Karimun. SJ disekap di dalam rumah selama sehari. Sementara, korban yang tewas, satu orang ditinggalkan di pantai, dan dua korban lainnya diseret ke tengah laut dan akhirnya ditinggalkan.

"Kejadian ini sangat menghebohkan warga, apalagi korban yang meninggal jumlahnya cukup banyak," ujar warga Sungai Abu, yang namanya enggan disebutkan, Sabtu (4/5/2013).

Ia mengatakan, dari pengakuan SJ kepada keluarga, awalnya mereka ingin pulang dari Malaysia lewat jalur resmi, melalui seorang tekong yang berinisial D, yang juga warga Desa Sungai Abu.

Namun, setelah membayar uang, ternyata mereka dibawa pulang lewat jalur belakang (selundup).

"Karena sudah terlanjur membayar uang,  mereka terpaksa pulang lewat jalur belakang, sehingga pembunuhan terjadi," jelasnya.

Untuk menangkap pelaku, keluarga yang didampingi Kepala Desa Sungai Abu, sudah menemui pihak Polres Kerinci, untuk menyampaikan laporan. Hingga kini, belum ada informasi soal laporan tersebut. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Jambi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1749811 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas