Kaki Tangan Bandar SS, Wilayah Pasuruan Dibekuk

"Tersangka Hendrik sudah lama menjadi target kami tapi sulit untuk menemukannya," kata Kasat Narkoba Polres Sidoarjo AKP Chotib

Kaki Tangan Bandar SS, Wilayah Pasuruan Dibekuk
Tribun Medan/Arifin Al Alamudi
Seorang petugas menunjukkan sabu

Laporan Wartawan Surya,Anas Miftakudin

TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO - Kaki tangan bandar sabu - sabu (SS) asal Pasuruan, Hendrik Siswanto (38) diringkus anggota Satnarkoba Polres Sidoarjo di Jl Putat, Kecamatan Gempol Pasuruan, Senin (6/5/2013) malam.

Warga Desa Buluh Sari, Kecamatan Gempol, Pasuruan dicurigai sebagai pemasok SS di wilayah Sidoarjo.

Tersangka kini diamankan di Mapolres, selama ini nama tersangka sudah akrab ditelinga anggota Sat Narkoba Polres Sidoarjo. Namanya kerap disebut pengguna SS asal Sidoarjo yang ditangkap anak buah AKP Chotib Widianto.

"Tersangka Hendrik sudah lama menjadi target kami tapi sulit untuk menemukannya," kata Kasat Narkoba Polres Sidoarjo AKP Chotib Widianto, Selasa (7/5/2013).

Tersangka Hendrik adalah kaki tangan bandar gede (bede) yang diperkirakan berdomisili di kawasan Pasuruan.

Hendrik sendiri diperkirakan sudah masuk ke dalam dunia narkoba sehingga saat ditanya penyidik barang itu milik siapa, tersangka hanya diam.

"Model seperti itu yang ditanamkan oleh bandar kepada anak buahnya. Mereka tentunya menggunakan jaringan terputus agar tidak menyentuh level atas," jelas Chotib.

Meski demikian, penyidik telah mengamankan ponsel milik tersangka untuk dideteksi kepada siapa saja ia berhubungan.

Ketika ditangkap, ponsel tersangka terlihat beberapa kali ada panggilan keluar. Diduga nomor itu adalah milik atasan Hendrik atau pengendali peredarannya.

Halaman
12
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help