• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Kaki Tangan Bandar SS, Wilayah Pasuruan Dibekuk

Selasa, 7 Mei 2013 16:27 WIB
Kaki Tangan Bandar SS, Wilayah Pasuruan Dibekuk
Tribun Medan/Arifin Al Alamudi
Seorang petugas menunjukkan sabu

Laporan Wartawan Surya,Anas Miftakudin

TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO - Kaki tangan bandar sabu - sabu (SS) asal Pasuruan, Hendrik Siswanto (38) diringkus anggota Satnarkoba Polres Sidoarjo di Jl Putat, Kecamatan Gempol Pasuruan, Senin (6/5/2013) malam.

Warga Desa Buluh Sari, Kecamatan Gempol, Pasuruan dicurigai sebagai pemasok SS di wilayah Sidoarjo.

Tersangka kini diamankan di Mapolres, selama ini nama tersangka sudah akrab ditelinga anggota Sat Narkoba Polres Sidoarjo. Namanya kerap disebut pengguna SS asal Sidoarjo yang ditangkap anak buah AKP Chotib Widianto.

"Tersangka Hendrik sudah lama menjadi target kami tapi sulit untuk menemukannya," kata Kasat Narkoba Polres Sidoarjo AKP Chotib Widianto, Selasa (7/5/2013).

Tersangka Hendrik adalah kaki tangan bandar gede (bede) yang diperkirakan berdomisili di kawasan Pasuruan.

Hendrik sendiri diperkirakan sudah masuk ke dalam dunia narkoba sehingga saat ditanya penyidik barang itu milik siapa, tersangka hanya diam.

"Model seperti itu yang ditanamkan oleh bandar kepada anak buahnya. Mereka tentunya menggunakan jaringan terputus agar tidak menyentuh level atas," jelas Chotib.

Meski demikian, penyidik telah mengamankan ponsel milik tersangka untuk dideteksi kepada siapa saja ia berhubungan.

Ketika ditangkap, ponsel tersangka terlihat beberapa kali ada panggilan keluar. Diduga nomor itu adalah milik atasan Hendrik atau pengendali peredarannya.

"Kami yakin di atas Hendrik ada peran atau barang yang lebih besar," terangnya.

Tersangka Hendrik saat diinterogasi penyidik, berdalih jika SS itu diperoleh dari kenalannya.

Namun saat dikejar siapa kenalannya itu, ia mengaku baru kenal dan langsung dikirim SS.

"Dalam dunia narkoba tidak seperti itu. Kalau tidak nggak bakalan dikirim langsung. Bisa jadi tersangka menutup mata rantainya," jelas AKP Chotib.

Penangkapan terhadap Hendrik itu berawal dari tertangkapnya Dedi Sumari (35) warga Desa Karangrejo, Kecamatan Gempol, Pasuruan dan M Agus (29) warga Desa Winong, Kecamatan Gempol, Pasuruan.

Kedua tersangka itu ditangkap di daerah Porong saat akan pesta SS ke rumah temannya di Sidoarjo.

Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita SS seberat 0,20 gram dan seperangkat alat isap untuk persiapan pesta.

"Nah dari situ kami bisa menangkap Hendrik," terangnya.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1757051 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas