Jumat, 26 Desember 2014
Tribunnews.com

Kemendikbud Beri Bantuan Alat Kesenian

Selasa, 7 Mei 2013 16:27 WIB

Kemendikbud Beri Bantuan Alat Kesenian
NET
Kemendikbud

50 Universitas Masing-Masing Dapat Rp 250 Juta

TRIBUNNEWS.COM  SOLO  - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ingin menintegrasikan pelestarian kebudayaan lokal Indonesia dalam sistem pendidikan. Upaya ini dilakukan dengan memberikan bantuan dana kepada sekolah dan universitas untuk menyediakan alat-alat penunjang pendidikan kebudayaan lokal. "Misalnya, tahun lalu kita membantu sekolah-sekolah dengan memberikan bantuan peralatan kesenian," terang Dirjen Kebudayaan, Kemendikbud, Kacung Marijan saat ditemui wartawan di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (07/05/2013).

Tahun lalu, lanjut dia, pihaknya menyalurkan bantuan peralatan kesenian ke 2400 sekolah mulai TK, SD, SMP dan SMA / SMK. "Tahun ini kita tambah seribu sekolah yang akan menerima bantuan alat kesenian. Jadi total ada 3400 sekolah," katanya. Selain itu, pihaknya juga akan merambah pengintegrasian kebudayaan dan pendidikan di tingkat universitas.

Kacung menjelaskan, tahun ini pihaknya akan memberikan bantuan peralatan kesenian dan pendukung aktifitas kesenian lokal untuk 50 universitas baik negeri maupun swasta. "Kita tunggu pengajuan dari universitas. Silakan berlomba-lomba mengajukan. Tujuannya untuk membantu pengembangan kreatifitas di bidang kesenian," urainya.

Pihaknya saat ini sudah mengajukan anggaran untuk program tersebut dalam APBN Perubahan 2013. Diharapkan, setiap universitas nantinya bisa memperoleh bantuan sebesar Rp 250 Juta untuk pengadaan alat-alat kesenian dan upaya pelestarian kesenian lokal. "Saat ini sedang dirancang dan akan dinegosiasikan dengan DPR," jelasnya.

Dengan mengintegrasikan pelestarian kebudayaan dengan pendidikan tersebut diharapkan sekolah dan universitas sebagai pusat kebudayaan bisa berkembang. "Ini wujud upaya kita agar kebudayaan lokal kita bisa menjadi kebudayaan mainstream," katanya. Dengan demikian dirinya berharap kelestarian kebudayaan lokal tidak tergerus kebudayaan asing.

Sementara itu, Universtas Sebelas Maret (UNS) Solo siap mengajukan proposal bantuan pelestarian kesenian tersebut ke Kemendikbud. "Suda ada pembicaraan tadi dengan Pak Dirjen (Kebudayaan, Kacung Marijan). Proposalnya sudah disusun dan tinggal diajukan saja," kata Rektor UNS, Ravik Karsidi. Pihaknya akan mengupayakan penetrasi kebudayaan lokal dalam sistem pendidikan di antaranya melalui Institut Javanologi yang sudah ada di UNS. (ade)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas