Tim Sukses Ibas Waspadai Tokoh Daerah

"Saat ini kami sedang memperkuat struktur sampai ke desa-desa," ujar Heri kepada Surya (Tribunnews.com Network).

Tim Sukses Ibas Waspadai Tokoh Daerah
AFP/ADEK BERRY
Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono

Laporan Wartawan Surya, Imam Hidayat

TRIBUNNEWS.COM,MADIUN - Predikat peraih suara terbanyak perorangan dalam Pemilihan Legislatif (pileg) 2009 lalu menjadi beban tersendiri bagi tim pemenangan Eddy Baskoro Yudhoyono (Ibas).

Tekad untuk mempertahankan predikat perolehan suara terbanyak membuat mereka bekerja ekstra keras, sekaligus menimbulkan rasa was-was.

Heri Purnomo, Korlap Dapil 7 Pemenangan EBY menyatakan, meski sudah lima tahun terakhir banyak meluncurkan program-program konkrit ke masyarakat, tetapi persaingan pileg 2014 ini dirasa lebih berat dibanding 2009 lalu.

Belum lagi tekad untuk mempertahankan predikat perolehan suara perorangan terbanyak.

"Saat ini kami sedang memperkuat struktur sampai ke desa-desa," ujar Heri kepada Surya (Tribunnews.com Network).

Menurut Heri, dibanding pileg 2009 lalu, pileg 2014 ini akan lebih berat, dengan munculnya tokoh-tokoh lokal dalam memperebutkan kursi di DPR RI.

Di Partai Demokrat saja, untuk Dapil 7 terdapat 4 tokoh lokal asli Dapil 7 yang terdiri dari Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Magetan dan Ngawi.

Sementara di partai-partai lain juga demikian, banyak yang mengusung tokoh-tokoh lokal dalam pertarungan perebutan kursi DPR RI.

"Rata-rata partai peserta pemilu memasang dua sampai empat tokoh lokal. Hanya satu partai saja yang tak memasang tokoh lokal atau putra daerah," ujar dia.

Halaman
12
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help