Minggu, 21 Desember 2014
Tribunnews.com

50 Calon Mahasiswa Perebutkan Satu Kursi Kedokteran Undip

Minggu, 12 Mei 2013 12:20 WIB

50 Calon Mahasiswa Perebutkan Satu Kursi Kedokteran Undip
www.mefsmanti.co
Ilustrasi peserta mengerjakan soal seleksi UMPTN

TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG - Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Semarang, mulai Senin (13/5/2013) besok menerima pendaftaran calon mahasiswa baru untuk jalur tulis. Persaingan di Program Studi Kedokteran Umum Universitas Diponegoro (Undip) diprediksi masih sengit. Satu jatah bangku diprediksi akan diperebutkan sekitar 50 peserta ujian.

Tahun ini, total mahasiswa baru yang diterima Undip melalui jalur tulis mencapai 2.398 orang, sedangkan Universitas Negeri Semarang (Unnes), menyediakan 2.236 kursi.

"Persiapannya sudah lancar semua, mulai Senin (13/5) besok para calon mahasiswa sudah bisa mendaftar," kata Rektor Universitas Diponegoro (Undip), Sudharto P Hadi kepada Tribun Jateng (Tribunnews.com Network), Sabtu (11/5/2013).

Mulai tahun ini, penerimaan mahasiswa baru menggunakan tiga jalur, masing-masing Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan ujian mandiri.

Penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN, merupakan seleksi yang didasarkan pada nilai rapor dan prestasi lainnya selama menempuh pendidikan di SMA/SMK/MA. Tahun sebelumnya, model ini disebut Jalur Undangan.

Sementara SBMPTN merupakan seleksi yang dilakukan lewat ujian tulis dan dilakukan secara nasional dan serentak di seluruh PTN. Jalur ini sama dengan SNMPTN ujian tulis pada tahun sebelumnya.

Sedangkan yang terakhir adalah jalur seleksi mandiri, yang teknisnya diserahkan pada masing-masing PTN.

Sudharto menjelaskan, total mahasiswa baru yang diterima di Undip untuk 2013 ini sekitar 8.000. Sebanyak 50 persen (sekitar 4.000) diseleksi melalui jalur SNMPTN, 30 persen (2.398) diambil dari jalur SBMPTN dan 20 persen dari ujian mandiri.

Sudharto menambahkan, berdasarkan data tahun sebelumnya, peminat tertinggi di universitas nya adalah kedokteran, akuntansi dan Hubungan Internasional.

"Pada SBMPTN kali ini, juga akan menunjukkan tren yang sama," katanya.

Berdasarkan data SNMPTN 2012, peminat Pendidikan dokter di Undip mencapai 3.299 calon mahasiswa. Bila peminat untuk tahun ini sama, maka peluang untuk diterima di program studi itu hanya 2 persen. Sebab, bangku yang disediakan untuk tahun ini hanya 66.

Sedangkan di program studi Hubungan Internasional, bedasarkan data tahun sebelumnya (1.442 pendaftar) dibanding kursi yang disediakan tahun ini (28 kursi), para pendaftar hanya punya kesempatan lolos 1,94 persen.

Persaingan yang paling rendah untuk program studi di Undip terjadi di Program Sejarah Indonesia, yang kemungkinan bisa diterima mencapai 21.03 persen. Jurusan lain yang persaingannya cukup longgar adalah peternakan dan perikanan.

"Meskipun peminat sedikit, tapi kami tidak akan menutup jurusan itu," kata Sudharto.

Sedangkan di Unnes, persaingan paling rendah terjadi di jurusan Sastra Prancis, yang kemungkinan diterima hingga 78,26 persen. Tahun ini, bangku yang disedikan untuk program itu mencapai 18, sedangkan peminat tahun lalu hanya 23.

Persaingan terketat terjadi di program Pendidikan Teknik Informatika Dan Komputer (PTIK) yang tahun ini hanya menyediakan 32 kursi, namun peminatnya (tahun lalu) mencapai 2.242. Artinya, peluang diterima hanya 1.43 persen.

Pelaksana Tugas (plt) Rektor Unnes Agus Wahyudin mengatakan, persentase peminat dan kursi, biasanya tidak akan jauh berbeda dari tahun sebelumnya.

"Total ada 2.236 kursi yang diperebutkan melalui jalur SBMPTN tahun ini," katanya.

Jumlah tersebut adalah 35 persen dari total mahasiswa baru yang diterima Unnes. Sedangkan 55 persen akan diterima melalui SNMPTN dan 10 persen dari ujian mandiri.

"Besok Senin sudah mulai bisa mendaftar," ucapnya.

Ketua Panitia Pusat SBMPTN, Prof Akhmalokamenyatakan, total bangku yang tersedia melalui jalur SBMPTN di 63 PTN seluruh Indonesia sekitar 90 ribu.

"Pendaftaran melalui online di situs http://ujian.sbmptn.or.id," katanya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Jateng

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas