Sabtu, 27 Desember 2014
Tribunnews.com

Imam Desa Di Takalar Pertanyakan Honor Mereka

Minggu, 12 Mei 2013 20:33 WIB

Imam Desa Di Takalar Pertanyakan Honor Mereka
ilustrasi

Laporan wartawan Tribun Timur Won

TRIBUNNEWS.COM TAKALAR- Sejumlah imam desa di beberapa kecamatan di Takalar resah dan mempertanyakan honor mereka. Pasalnya dalam daftar penerimaan honor imam desa, sebagian nama mereka sudah terganti dengan nama orang lain.

"Waktu kemarin saya mau ambil honor saya di kantor Kesra Pemkab, yang ada bukan nama saya tapi nama orang lain. Dan menurut mereka honor tersebut sudah diambil oleh orang yang namanya tertera di daftar,"papar Imam Desa Balang Datu, Kecamatan Mappakasunggu, Minggu (12/5) kepada Tribun.

Syamsuddin juga menambahkan, bahwa bukan hanya namanya saja yang terganti dalam daftar penerima honor, namun beberapa imam masjid dari desa lain juga mengalami nasib yang sama.

"Saya dapat honor tersebut dari SK bupati tahun 2012. Sudah dua kali saya dapat,tapi yang ketiganya ini bukan nama saya lagi yang tertera. Waktu saya tanya, Subag Kesra, pak Gunawan bilang langsung tanya ke Kaharuddin. Dia itu yang data nama-nama imam penerima honor, "tambahnya.

Pemerintah mengeluarkan anggaran total alokasi APBD untuk imam dan guru mengaji selama tahun 2013 sebesar Rp 1.860.000.000. Setiap imam mendapatkan insentif sebesar Rp 350 ribu/bulan dipotong Rp 100 ribu untuk infaq masjid.(Won)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas