• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Tribunnews.com

UGM Sediakan 1.997 Kursi untuk SBMPTN

Minggu, 12 Mei 2013 18:18 WIB
UGM Sediakan 1.997 Kursi untuk SBMPTN
DOK
UGM Logo

TRIBUNNEWS.COM YOGYA, – Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menyediakan 1.997 kursi bagi para mahasiswa baru yang mendaftarkan diri melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). SBMPTN merupakan pola penerimaan yang didasarkan pada hasil ujian tertulis yang dilaksanakan secara nasional. Sedianya proses pendaftaran SBMPTN dibuka secara online mulai Senin (13/5/2013).

Kabid Humas UGM, Wijayanti mengatakan, kuota yang disediakan tersebut merupakan 30 persen kuota total di UGM pada 2013. Secara keseluruhan, UGM telah menyediakan 6.646 kursi bagi mahasiswa baru yang terbagi pada 18 fakultas dan 68 program studi yang tersedia. Namun, khusus untuk jalur SBMPTN, pihaknya hanya menyediakan 1.997 kursi.

Berdasarkan data UGM, program studi Ilmu Hukum menyediakan kuota SBMPTN terbanyak yakni sekitar 117 kursi. Sedangkan kuota paling sedikit ada pada program studi Sastra Nusantara sebanyak 7 orang dari jalur SBMPTN. “Sampai sekarang, jurusan yang paling diminati tetap Kedokteran dan farmasi,” ujar Wijayanti.

Tercatat, Fakultas Farmasi hanya menyediakan 80 kursi yanga kan diperebutkan oleh para sisa yang mendaftarkan melalui jalur SBMPTN. Sedangkan untuk Fakultas Kedokteran, tersedia kursi  sebanyak 140 kursi yang masih terbagi lagi menjadi tiga program studi yang berbeda yakni  Gizi Kesehatan, Ilmu Keperawatan dan Pendidikan Dokter.

Wijayanti menambahkan, khusus jalur SBMPTN ini, siswa bisa mendaftarkan diri melalui website ujian.sbmptn.or.id. Namun, sebelum mendaftarkan melalui iwebsite tersebut, siswa diharuskan membayarkan biaya pendaftaran melalui Bank Mandiri atau kantor pos setempat sebesar Rp 175 ribu untuk kelompok ujian Saintek atau Soshum. Untuk kelompok ujian campuran dibebani biaya pendaftaran sebesar Rp 200 ribu. Sedangkan ujian ketrampilan dibebani biaya Rp 150 ribu. Usai membayarkan biaya pendaftaran, siswa akan mendapatkan nomor PIN untuk mendaftarkan SBMPTN secara online.

“Saya harap siswa tidak tergesa-gesa dan lebih teliti saat memilih kolom prodi yang diminati. Sebab, kalau salah centang, mereka harus mengulang prosedur pendaftaran dari awal, dan membayar biaya pendafaran lagi. Tidak bisa direvisi begitu saja,” papar Wijayanti. (esa)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Jogja
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1775891 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas