Jumat, 3 Juli 2015
Tribunnews.com

Klewang si Ketua Geng Motor Sudah 3 Kali Keluar Masuk Penjara

Rabu, 15 Mei 2013 10:09 WIB

Klewang si Ketua Geng Motor Sudah 3 Kali Keluar Masuk Penjara
TribunPekanbaru.com/Doddy Vladimir
Anggota Geng Motor Pekanbaru bersama barang buktinya 

TRIBUNNEWS.COM – Dari catatan kriminal kepolisian, Klewang merupakan seorang residivis dan sudah tiga kali keluar masuk penjara. Berawal pada tahun 1974 ditahan 7 bulan akibat perkelahian, kemudian tahun 1984 akibat pencurian sepeda motor dan terakhir 1997 terlibat penipuan.

"Kami belum tahu kasusnya di pulau Jawa seperti apa, ini semua kasus di Pekanbaru," ujar Adang.

Keterangan Klewang istrinya saat ini tinggal di Kecamatan Tambang. Namun saat Tribun menanyakan kepada Klewang apakah istrinya melarang apa yang dilakukannya, Klewang memilih diam.

Menurut informasi dari pihak kepolisian, selama pengkaderan anggota baru geng motor yang dipimpinnya sering dilakukan di kediamannya di Kampar. Klewang sendiri memilih diam saat dicerca pertanyaan, selain karena mulutnya yang sudah sakit. Kepada Klewang sendiri akan diancam dengan pasal 170 Juntco 175 mengenai pengeroyokan dan kekerasan dengan ancaman 9 tahun penjara.

Sehari pasca penangkapan sejumlah siswa yang diduga terkait jaringan geng motor pimpinan Klewang, Dinas Pendidikan (Disdik) turun langsung ke Polresta Pekanbaru. Hal ini dilakukan untuk mendata identitas siswa yang ditangkap termasuk mengetahui nama-nama sekolahnya.

"Tadi saya sudah tugaskan Kepala Bidang Kesiswaan untuk mendata siswa yang ditangkap terkait geng motor. Sampai saat ini, Disdik juga menyerahkan penanganan masalah ini kepada pihak kepolisian," ungkap Kepala Disdik Kota Pekanbaru, Prof DR Zulfadil SE MBA kepada Tribun, Selasa (14/5/2013).

Pada dasarnya Disdik bisa memahami apa yang dilakukan polisi dengan menjemput siswa terduga anggota geng motor di sekolahnya masing-masing. Karena bagaimanapun juga, kejahatan yang dilakukan geng motor ini sudah sangat meresahkan masyarakat Pekanbaru.

Halaman12
Editor: Dodi Esvandi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas