• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 30 September 2014
Tribunnews.com

Jurnalis Makassar Serukan Boikot Liputan Kapolda

Kamis, 16 Mei 2013 10:47 WIB
Jurnalis Makassar Serukan Boikot Liputan Kapolda
Tribun Timur
Kameramen Fajar TV Makassar, Harun mendapat penanganan di rumah sakit setelah dipanah oleh anggota geng motor. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Pesan berantai melalui BlackBerry Messenger (BBM) beredar di kalangan wartawan Makassar, sejak Rabu (15/5/2013) malam hingga Kamis (16/5/2013) pagi ini.

Isi pesan tersebut, menyerukan seluruh wartawan Sulsel, khususnya di Makassar melakukan boikot liputan kegiatan Kapolda Sulsel, Irjen Mudji Waluyo, dimulai kegiatan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kapolda dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan deklarasi pemberantasan geng motor yang akan digelar hari ini, di Makassar.

Koodinator Solidaritas Jurnalis Makassar, Nurdin Amir alias Nuru To Penrang, membenarkan adanya seruan tersebut.

"Aksi boikot kegiatan kapolda merupakan bentuk protes kepada aparat kepolisian. MoU Polda Sulsel-Kementerian PU ini, merupakan bentuk diskriminasi aparat kepada warganya dalam pengamanan dan ini ada indikasi hanya kepentingan bisnis. Soal deklarasi pemberantasan geng motor, hanya untuk pencitraan kapolda saja, yang akhir-akhir selalu disorot oleh media dan warga Sulsel," ujar Nurdin, Kamis (16/5/2013) pagi ini melalui siaran pers ke Tribun Timur (Tribunnews.com Network).

"Pemberantasan geng motor bukan dengan cara deklarasi. Apalagi sampai hari ini anggota geng motor pelaku kekerasan terhadap jurnalis belum terungkap dan ditangkap," tambahnya.

Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Timur
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1791521 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas