Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Di Kaltim, Kenaikan Harga BBM Hanya Berdampak Selama 3 Bulan

Senin, 20 Mei 2013 18:48 WIB

Di Kaltim, Kenaikan Harga  BBM Hanya Berdampak Selama 3 Bulan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Petugas mengisi BBM subsidi jenis premium di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (26/4/2013). PT Pertamina melakukan persiapan terhadap kemungkinan diberlakukannya kebijakan subsidi dua harga oleh pemerintah. Langkah-langkah yang dilakukan Pertamina adalah pengelompokan SPBU, penyiapan identitas SPBU, sosialisasi, koordinasi dengan stakeholder terkait, dan pembentukan posko satgas. TRIBUNNEWS/HERUDIN

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNNEWS.COM SAMARINDA, - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) diyakini akan memberikan dampak terhadap peningkatan inflasi. Pasalnya, kenaikan BBM pasti diikuti meningkatnya harga barang di pasaran.

Kepala Bank Indonesia (BI) Kaltim, Amireza M mengungkapkan, akan terjadi lonjakan harga di masyarakat, saat kenaikan BBM resmi ditetapkan oleh pemerintah. Namun, diyakini lonjakan itu hanya bertahan selama tiga bulan.

"Kenaikan BBM pasti memberi impact terhadap inflasi, karena diiringi kenaikan harga di pasaran. Tapi berdasarkan pengalaman, lonjakan tersebut hanya terjadi selama tiga bulan," kata Amireza.

Dijelaskan, kenaikan harga pasca penetapan kenaikan harga BBM, akan diikuti menurunnya permintaan terhadap barang. Akibatnya, penjual harus berhitung ulang guna menyiasati menurunnya permintaan tersebut.

"Kenaikan barang tentu akan diikuti menurunnya permintaan. Nah, supaya permintaan kembali normal, tentu para pedagang harus kembali menyesuaikan harganya. Penyesuaian harga itu kami prediksi terjadi di bulan ke tiga pasca kenaikan BBM," papar Amireza.

Kenaikan BBM, kata Amireza, tidak akan berdampak signifikan di Kaltim. Berbeda dengan daerah padat industri seperti Jawa Timur (Jatim). "Kalau di Kaltim saya rasa dampaknya moderat, karena Kaltim masih dominan di pertanian, di luar sektor jasa. Jadi begini, semakin banyak industri di daerah itu, maka dampak kenaikan BBM akan semakin terasa," jelasnya.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Kaltim

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas