Rabu, 8 Juli 2015
Tribunnews.com

Korban Kecelakaan Maut Sungai Ular Dioperasi

Senin, 20 Mei 2013 14:41 WIB

Korban Kecelakaan Maut Sungai Ular Dioperasi
Tribun Kaltim/Niko Ruru
Tiga orang pasien yang menjalani perawatan di Ruang Cempaka, RSUD Nunukan, Senin (20/5/2013). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNNEWS.COM, NUNUKAN - Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Nunukan Dokter Arisantha MPH mengatakan, empat pasien kecelakaan maut di Kecamatan Siemanggaris, hingga kini masih dirawat di Ruang Intensif Care Unit (ICU). Seorang diantaranya mengalami luka parah sehingga memerlukan tindakan operasi. Sementara tiga orang lainnya, kondisinya mulai membaik.

Kecelakaan maut merenggut nyawa empat pekerja kebun PT Bhumi Siemanggaris Indah (BSI), Minggu (19/5/2013) sekitar pukul 12.30 kemarin. Sebanyak 37 penumpang dump truck terbalik, di sekitar Sungai Ular, Kecamatan Siemanggaris, karena kendaraan mundur tak terkontrol setelah mengalami meti masin saat berada di tanjakan.

Arisantha menjelaskan, dua pasien meninggal saat dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), sementara dua lainnya telah meninggal saat tiba di RSUD Nunukan. Dari puluhan korban itu, 24 diantaranya masih dirawat di Ruang Cempaka dan empat diantaranya di ICU.

"Penanganan yang dilakukan sesuai dengan tingkat sakitnya. Kecelakaan ini ada trauma di kepala, tangan dan kaki," ujarnya.

Seorang pasien yang kondisinya cukup parah masih dirawat di ICU. "Kesadarannya menurun. Yang satu ini trauma di daerah kepala. Itu direncanakan akan dilakukan tindakan di kamar operasi," ujarnya.

Operasi masih menunggu kesiapaan medis dan obat-obatan. "Dan anastesi. Ini segera dilakukan tindakan untuk penatalaksanaan di kamar operasi terhadap pasien trauma akibat kecelakaan," ujarnya.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
Sumber: Tribun Kaltim
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas