Senin, 6 Juli 2015
Tribunnews.com

Pemutakhiran Data Jangan Pakai Nama Panggilan

Senin, 20 Mei 2013 13:46 WIB

Pemutakhiran Data Jangan Pakai Nama Panggilan
kpu.go.id
Logo Komisi Pemilihan Umum (KPU)

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ali Anshori

TRIBUNNEWS.COM, MELAWI - Untuk mengantisipasi masyarakat tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilu 2014 mendatang, KPU Melawi mengimbau kepada masyarakat untuk proaktif membantu proses pemutakhiran data yang dilaksanakan.

"Ketika ada petugas kami yang datang ke rumah-rumah untuk melakukan pendataan jangan dicueki, apalagi tidak dibukakan pintu, berikan data yang akurat, sebutkan nama yang lengkap jangan nama panggilan, supaya tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," kata Ketua KPU Melawi, Julita, Senin (20/5/2013).

Julita mengatakan, acapkali persoalan timbul lantaran warga cuek ketika ada petugas yang datang, selain itu ada juga yang hanya menyebutkan nama panggilan. Hal ini akan menyulitkan petugas hingga kemudian menimbulkan masalah saat proses pemungutan berlangsung.

Julita mengatakan, proses pemutakhiran data pemilih dilaksanakan mulai tanggal 20 sampai dengan tanggal 9 Juni mendatang. Saat ini petugas PPS sudah mulai turun ke lapangan untuk melakukan pendataan, untuk itu peran serta masyarakat sangat diharapkan.

"Hal ini untuk mencegah ada warga tidak masuk daftar pemilih. Sehingga saat hari H nanti tidak ada lagi masyarakat yang protes karena tidak terdaftar sebagai pemilih. Jadi kalau ada namanya yang belum terdaftar datangi petugas PPS terdekat atau sampaikan kepada KPU," tegasnya.

Dia mengatakan, pemutakhiran data pemilih tersebut akan dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang ada di tiap-tiap Desa/pekon. Pendataan tersebut dilakukan guna menghindari kesimpangsiuran jumlah pemilih, maka diperlukan kecermatan dalam melakukan pendataan.

Halaman12
Editor: Dewi Agustina
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas