Minggu, 5 Juli 2015
Tribunnews.com

Kasus Asusila yang Terjadi di BPN Bone Menuai Tanggapan

Selasa, 21 Mei 2013 15:30 WIB

Kasus Asusila yang Terjadi di BPN Bone Menuai Tanggapan
Logo BPN

Laporan Reporter Tribun Timur Mahyuddin

TRIBUNNEWS.COM  WATAMPONE, --Kasus asusila yang terjadi di tubuh Badan Pertanahan Negara (BPN) Bone menuai tanggapan dari Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Bone Marten Rande Tondok. Menurutnya, meski pihaknya telah menerima laporan tersebut namun, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan tanpa adanya pembuktian kuat dari kejadian tersebut.

"Kami sudah panggil AP untuk dimintai keterangannya, dan AP menyangkal atas kasus yang telah dituduhkan. Sementara AA juga sudah melayangkan surat pengaduan ke kantor wilayah BPN sulsel atas inisiatif sendiri." Ujar Marthen, Selasa (21/5/2013) saat ditemui di ruang kerjanya.

Ia menjelaskan, AA merupakan tenaga honor yang bertugas di Seksi Tata Guna Tanah dan kini atas laporannya itu, maka pihaknya memindahkan AA ke Seksi Hak-hak Atas Tanah dan Pendaftaran Tanah. Sedangkan AP merupakan kepala seksi tata Guna Tanah yang kini masih menjabat dan telah berkeluarga.

Adapun hasil pemeriksaan AP, Marthen menyebutkan bahwa sikapnya terhadap AA hanya sebatas bercanda saja namun ditanggapi serius oleh AA. Sedangkan bukti berupa sperma yang berada di rok korban tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

"BPN tidak mentolerir kasus moralitas. Kalau laporan AA terbukti, tentunya AP akan diberi sanksi disiplin sesuai aturan yang berlaku berupa non job," kata Marthen.

Halaman12
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Tribun Timur
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas