• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribunnews.com

Puluhan Penumpang Kapal Pelni Kecopetan Secara Misterius

Rabu, 22 Mei 2013 09:46 WIB
Puluhan Penumpang Kapal Pelni Kecopetan Secara Misterius
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Ilustrasi

Laporan Tribunnews Batam, Candra P. Pusponegoro
 
TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Qiran, salah satu penumpang kapal laut PT Pelni dari Belawan Sumatera Utara tujuan Batam Kepri pasrah, Rabu (22/5/2013). Dua ponsel tipe Blackberry, satu Android, dan uang tunai Rp 1,3 juta raib saat dirinya tidur tertidur dalam kapal. Tidak hanya Qiran, puluhan penumpang kapal motor (KM) Kelud lainnya mengalami nasib yang sama.
 
Kepada Tribunnews, Rabu (22/5/2013) pukul 08.25 WIB melalui sambungan seluler, dia bersama korban lain mengisahkan drama para maling beroperasi dalam kapal. Selama perjalanan ke Batam, dirinya memiliki firasat yang tidak baik. Salah satunya, ketika dia dipindahkan ke deck nomor tiga. Jika sesuai tiket, Qiran seharusnya menempati deck nomor dua.
 
Selain pemindahan deck, ada beberapa penumpang kapal yang tidak menggunakan tiket (penumpang gelap). Saat diperiksa petugas, para penumpang gelap disembunyikan di salah satu ruangan khusus dalam kapal. Melihat kondisi seperti ini, Qiran merasakan ada sesuatu yang ganjil. Menyikapi hal ini, selama perjalanan ke Batam, dirinya meniatkan untuk tidak tidur.
 
Firasatnya benar. Peristiwa mencurigakan terjadi antara pukul 03.00-04.00 WIB. Tiba-tiba tiga orang masuk ke dalam deck. Ketiganya mondar-mandir sambil melihat-lihat keadaan ruangan tersebut. Dianggap mencurigakan, dia dan beberapa penumpang kapal lainnya menegur tiga orang itu. Saat ditanyakan tiket kapalnya, mereka tidak bisa menunjukkannya.
 
“Sekira empat jam kapal Pelni sebelum transit di Tanjungbalai Karimun Kepri, antara pukul 3.00-04.00 WIB tiga orang tak dikenal tiba-tiba masuk ke dalam deck kami. Awalnya kami biarkan saja, namun karena mencurigakan, saya dan beberapa penumpang lainnya menegur mereka dan menanyakan tiket. Ternyata mereka tidak memiliki tiket,” ujar Qiran kepada Tribunnews saat transit di Tanjungbalai Karimun, Kepri, Selasa (21/5/2013) pagi.
 
Melihat hal ini, Qiran dan penumpang lainnya bersiap siaga karena kehadiran ‘tamu-tamu’ tak diundang itu. Namun, ada semacam kekuatan magis yang membuat para penumpang tidak bisa melawan rasa kantuk. Tiba-tiba, seluruh penumpang terlelap dan tidak berdaya. Termasuk Qiran yang memiliki hobi melek malam.
 
“Mereka mondar-mandir, kami perhatikan terus mereka. Tiba-tiba ada daya magis yang luar biasa, tiba-tiba saya dan para penumpang tak kuat menahan ngantuk,” ujar Sar, penumpang lain yang duduk berdekatan dengan Qiran.
 
Akibatnya, seluruh penumpang di dalam deck nomor tiga tertidur. Menurut keyakinan Qiran dan beberapa penumpang lainnya, para maling ini melakukan aksinya saat para penumpang terlelap. Selepas terbangun, barang-barang berharga, di antaranya perhiasan emas, uang tunai, dan telepon seluler (ponsel) hilang dengan misterius.
 

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Batam
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1814752 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
Atas