• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribunnews.com

Seribu Pekerja PT Freeport Blokade Jalan Tambang

Rabu, 22 Mei 2013 20:33 WIB
Seribu Pekerja PT Freeport Blokade Jalan Tambang
Tambang Freeport

TRIBUNNEWS.COM TIMIKA,  - Seribuan pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) memblokade jalan tambang di Mil 72, Ridge Camp, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Rabu (22/5/2013) sore. Aksi itu dilakukan sebagai bentuk solidaritas menyusul insiden runtuhnya atap terowongan tambang bawah tanah Big Gossan.

Akibat aksi blokade ini, aktivitas produksi dan pertambangan PT Freeport Indonesia menjadi lumpuh dan hanya menyisakan kegiatan perawatan fasilitas tambang.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Mimika Virgo Solossa yang dihubungi melalui telepon selulernya membenarkan aksi tersebut yang akan dilakukan hingga 1 Juni mendatang. Menurutnya, aksi yang dilakukan rekan-rekannya di Ridge Camp Mil 72 adalah bentuk rasa duka mendalam akibat insiden yang terjadi di Terowongan Big Gossan yang mengakibatkan 28 pekerja tambang meninggal dunia.

Selain itu, menurut Virgo, aksi ini untuk mendesak pihak perusahaan agar lebih memperhatikan keselamatan para pekerja, khususnya fasilitas kerja di tambang bawah tanah (underground). Virgo berharap ada pertemuan antara perwakilan pekerja dengan pihak manajemen untuk membicarakan tentang jaminan keselamatan kerja, khususnya areal pertambangan bawah tanah, agar insiden serupa tidak terulang dan tidak ada lagi korban dari pekerja.

"Terserah pihak manajemen perusahaan kapan akan memerintahkan kami untuk kembali bekerja, namun perusahaan harus bisa memberikan jaminan keselamatan. Kami berharap penghentian produksi hingga 1 Juni mendatang, dipakai perusahaan untuk melakukan pemeriksaan fasilitas tambang dan memberi kesempatan kepada tim investigator melakukan penyelidikan penyebab insiden kemarin," jelasnya.

Presiden Direktur PTFI Rozik B Soetjipto mengatakan, saat ini kegiatan pertambangan berpusat di tambang terbuka Grasberg, tambang bawah tanah Big Gossan, tambang bawah tanah Deep Ore Zone (DOZ). Selain itu sedang dirintis pembukaan tambang bawah tanah Deep Mill Level Zone (Deep MLZ).

Menurut Rozik, sejak merintis tambang bawah tanah pada tahun 1997, hingga kini PT Freeport Indonesia sudah membangun infrastruktur terowongan bawah tanah sepanjang 250 km. Setiap hari tidak kurang dari 3000-an pekerja yang bekerja di tambang bawah tanah, yang oleh perusahaan ini telah diproyeksikan menjadi tambang masa depan PT Freeport Indonesia mulai 2016 mendatang.

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1817872 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas