• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribunnews.com

Wakil Bupati Bogor Diperiksa Hari Ini Terkait Kasus Penyebaran Video Porno

Kamis, 23 Mei 2013 01:55 WIB
Wakil Bupati Bogor Diperiksa Hari Ini Terkait Kasus Penyebaran Video Porno
NET
Wakil Bupati Bogor Karyawan Fathurachman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Martinus Sitompul mengatakan Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturahman akan diperiksa Kamis(23/5/2013) sebagai tersangka kasus penyebaran video porno mantan Ketua DPD PDIP Jawa Barat Rudy Harsa Tanaya.

Menurut Martinus surat pemanggilan Karyawan Faturahman sudah dilayangkan penyidik Senin (20/5/2013) lalu.

"Dan besok (Kamis-red) yang bersangkutan diperiksa sebagai tersangka," ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu(22/5/2013) malam.

Karyawan kata Martinus dijerat dengan Pasal 29 Undang-undang Pornografi dan Pasal 55 KUHP, tentang turut serta atau menyuruh seseorang melakukan kejahatan.

Seperti diketahui video mesum Rudy Harsa Tanaya (RHT) dengan seorang mahasiswi di Bandung merebak sekitar tahun 2010 lalu. Film berdurasi lima menit itu sengaja dikirim seseorang ke DPP PDI-P disertai surat terbuka yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri.

Pengirimnya tertulis Juliana Putri Ningrum, tertanggal 6 Desember 2010. Surat tersebut tanpa tanda tangan.

Rudy yang tidak terima penyebaran video itu kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jawa Barat. Polisi yang menyelidiki pelaku penyebaran kemudian menangkap Indra Lesmana, pengurus DPC PDIP Kabupaten Bogor.Indra sendiri sudah divonis PN Bandung.

Polisi yang terus melakukan penyidikan kemudian menetapkan Karyawan Faturahman sebagai tersangka. Karyawan diduga ikut terlibat dalam penyebaran video tersebut.

Sementara itu Karyawan Faturahman belum bisa dikonfirmasi terkait penetapan dirinya sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat. Saat dihubungi telepon selularnya tidak diangkat.

Secara terpisah Kepala Diskominfo Pemkab Bogor TB Luthfie Syam mengatakan pihaknya tidak berkomentar terkait penetapan Wakil Bupati sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat.

"Kalau untuk itu, saya tidak bisa berkomentar karena itu kasus internal partai. Yang jelas saya sudah mengetahui informasi soal penetapan Pak Wakil Bupati sebagai tersangka," ujar Lutfi Syam saat dihubungi melalui telepon selularnya.

Saat ditanya soal posisi Karyawan Faturahman sebagai Wakil Bupati, Lutfi Syam juga tidak mau menjelaskan soal itu.

"Jabatan Bupati dan Wakil Bupati itu kan jabatan politis. Beda kasusnya kalau menimpa kepala dinas atau jabatan lainnya. Yang lebih berperan untuk menentukan jabatan Wakil Bupati itu legislatif," katanya.

Editor: Willy Widianto
Sumber: Warta Kota
1 KOMENTAR
1818452 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Herizal Alwi-Kamis, 23 Mei 2013 Laporkan
    duhhh pejabat ngurus esek esek juga?
    kapan ngurus rakyat

    otak penyebar videonya kena pasal kuhp
    lha pelaku di videonya kena proses juga gak ni

    Barangkali maksudnya mau menjatuhkan lawan politik gak taunya jatuh sendiri.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas