Minggu, 23 November 2014
Tribunnews.com

Banyak Siswa Tak Lulus, Pengumuman UN Ditempel di Polsek

Jumat, 24 Mei 2013 19:08 WIB

Banyak Siswa Tak Lulus, Pengumuman UN Ditempel di Polsek
Pengumuman ujian 

TRIBUNNEWS.COM BANDA ACEH,  - Sebanyak sembilan sekolah di Kabupaten Aceh Utara mengumumkan hasil kelulusan siswa dalam pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA di Kantor Polsek setempat.

Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Dikmen) Dinas Pendidikan Aceh Utara, Azhari, Jumat (24/5/2013) mengatakan, penempelan hasil pengumuman di kantor polisi dilakukan karena di sembilan sekolah tersebut banyak siswa yang tidak lulus.

"Jadi ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," kata Azhari.

Sembilan sekolah tersebut, adalah SMAN 1 Tanah Luas, SMAN 1 Langkahan, SMAN 1 Dewantara , SMAN 1 Meurah Mulia, SMAN 1 Lhoksukon, SMAN 1 Baktia Barat, MAN Seumbok , MAN Matangkuli, dan MAS Seunuddon.

Sebelumnya diberitakan, secara nasional, angka ketidaklulusan dalam pelaksanaan UN di Provinsi Aceh tercatat 3,11 persen atau sebanyak 1.752 siswa. Angka ini merupakan angka tertinggi di Indonesia, yang disusul Provinsi Papua di peringkat dua, dan Sulawesi Tengah peringkat tiga.

Sekretaris Panitia Pelaksana UN Provinsi Aceh tahun 2013, Zulkarnaini mengatakan, angka kelulusan UN di Aceh turun menjadi 97 persen, sementara dibanding tahun lalu mencapai 99 persen. "Memang kita mengalami penurunan angka kelulusan tahun ini dan kita akan melakukan evaluasi untuk hal ini," kata Zulkarnaini.

Dari 23 kabupaten/kota di Aceh, maka angka ketidaklulusan siswa tertinggi secara persentase ada pada Kabupaten Gayo Lues yaitu sebesar 23,68 persen. Sedangkan di sisi jumlah siswa, jumlah siswa yang tidak lulus terbanyak ada di Kabupaten Aceh Utara, yakni 6.191 siswa. Selain itu ada tiga kabupaten/kota di Aceh yang meraih kelulusan100 persen yakni, Kota Sabang, Kota Subulussalam dan Kabupaten Aceh Tengah.

"Ada banyak faktor yang menjadi penyebab ketidaklulusan siswa, di antaranya nilai rata-rata yang tidak mencukupi, atau bahkan nilai harian dan rapor siswa yang rendah, sehingga ini mempengaruhi nilai UN siswa," kata Zulkarnaini. 

Editor: Budi Prasetyo

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas