• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribunnews.com

Tamasya Itu Berubah Jadi Bencana

Sabtu, 25 Mei 2013 20:39 WIB
Tamasya Itu Berubah Jadi Bencana
Net
Ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM, TONDANO - Suasana ceria 69 orang peserta ibadah tamasya dari anggota remaja GMIM Sentrum Tondano berubah menjadi bencana saat belasan orang tersapu arus kencang di pantai, Sabtu (25/5/2013).

Kejadian di Pantai Kamenti, Desa Kawis, perbatasan Desa Lamumpe dan Desa Tulap, Kecamatan Kombi ini mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia dan beberapa orang lainnya harus dirawat di rumah sakit.

Revan Manus, peserta ibadah tamasya itu menceritakan, kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 Wita. Saat itu rombongan ini telah selesai ibadah dan makan siang. Selanjutnya mereka bermain dan berenang di pantai. Lokasi tempat berenang terbagi dalam beberapa lokasi yang berjarak beberapa puluh meter.

Revan yang diwawancarai Tribun Manado di ruang Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sam Ratulangi Tondano menceritakan, sekitar 15 orang sedang berenang bersama di tempat kejadian perkara pada kedalaman hampir 1,5 meter. Saat sedang asik berenang, tiba-tiba arus air dibagian bawah langsung menyeret mereka kearah tengah laut.

"Saat itu tidak ada ombak besar tapi tiba-tiba kami terseret ketengah laut. Saya sempat panik dan berusaha berenang, tapi arus sangat kuat dan saya terus terseret ketengah," ujarnya.

Setelah terus berupaya berenang akhirnya Revan bisa keluar dari seretan arus dan muncul dipermukaan. Dengan sisa tenaga dirinya berusaha berenang kearah pantai.

"Saya sampai merangkak saat tiba di pantai karena kehabisan tenaga. Saya sempat melihat kearah laut tidah ada lagi gerakan dari teman-teman yang terseret arus laut," ujarnya.

Rekan-rekan korban yang ada di pantai langsung menolong korban yang hanyut sampai lebih dari 100 meter dari bibir pantai. Sekitar 10 menit kemudian satu persatu tubuh korban bisa dievakuasi ke pantai. Mereka langsung dibawa ke RSUD Sam Ratulangi Tondano menggunakan dua mobil milik rombongan tersebut.

Sampai di RSUD Sam Ratulangi Tondano, semua tubuh korban sempat diturunkan namun kembali diangkut dalam mobil untuk dibawa ke RS Bethesda dan RS Gunung Maria Tomohon. (luc)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Manado
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1829212 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas