• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 31 Agustus 2014
Tribunnews.com

Tembok Anugerah School Sidoarjo Runtuh, 1 Tewas

Senin, 27 Mei 2013 15:52 WIB
Tembok Anugerah School Sidoarjo Runtuh, 1 Tewas
SURYA/Anas Miftakudin
Ruang kelas baru di lantai II Anugerah School di lingkungan Ruko Citra Garden runtuh hingga menewaskan Sugito, salah satu tukang, Senin (27/5/2013).

Laporan wartawan Surya, Anas Miftakudin

TRIBUNNEWS.COM,SIDOARJO - Hujan yang mengguyur Sidoarjo sejak, Minggu (26/5/2013) malam meruntuhkan bangunan ruang kelas baru di sekolah elit di lingkungan Ruko Citra Garden, Sidoarjo, Anugerah School, Senin (27/5/2013).

Seorang kuli bangunan, Sugito asal Magetan tewas akibat tertimpa batu bata.

Kejadian yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB menggegerkan pengajar dan pihak sekolah.

Pasalnya, saat peristiwa berlangsung, siswa SD dan SMP tengah mengerjakan soal ujian akhir semester (UAS) sehingga tidak ada siswa yang berkeliaran. Diperkirkan jika masih jam iestirahat, bakal banyak siswa yang terluka karena ruang kelas yang runtuh ada di lantai II atau di atas ruang guru.

Dalam peristiwa itu, Sugito mengalami luka di beberapa bagian di kepala dan kaki kirinya patah.

Diduga kematian korban akibat tertimpa balok gantung yang menyeberang dari selatan ke utara jatuh.

Ketika kejadian berlangsung, korban tidak bisa menghindar karena tengah mengaduk adonan semen dan pasir di lantai dasar.

Begitu bangunan runtuh, korban tidak bisa lari atau menghindar.

"Waktu tertimpa, Sugito masih hidup dan sempat minta tolong pada temannya. Begitu dibawa ke RSUD Sidoarjo korban meninggal dunia," tutur saksi Nartono, bagian administrasi Anugerah School.

Pasca kejadian, pihak sekolah langsung menghubungi Polres Sidoarjo. Lokasi kejadian di police line agar tidak dilewati.  

Beberapa petugas Reskrim Polres Sidoarjo melakukan olah TKP untuk merekonstruksi gedung yang ambruk itu.

Berdasarkan pengamatan di lapangan, batu bata yang runtuh dari lantai II terlihat tercecer di halaman sekolah.

Halaman itu biasanya dipakai lalu lalang siswa baik dari Play Group (PG), TK, SD dan SMP.

"Waktu runtuh saat jam masuk sekolah. Kalau saat istirahat mungkkin banyak siswa yang tertimpa batu bata," kata salah satu penjual bakso di depan School Anugerah.

Lokasi Anugerah School sendiri terlihat tertutup. Usai kejadian, pintu gerbang ditutup dan dijaga dua satpam.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1835012 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas