• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 26 Oktober 2014
Tribunnews.com

Dukun Gadungan Sayat Anak 7 Tahun Hingga Tewas

Rabu, 29 Mei 2013 16:34 WIB
Dukun Gadungan Sayat Anak 7 Tahun Hingga Tewas
Sriwijaya Post/Refly Permana
Suasana di rumah orangtua almarhum Muslim.

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Rumah orangtua almarhum M Alim alias Muslim (7) yang berlokasi di Jl Mayor Zein Lorong Pertama RT 2 RW I Keluarahan Sei Lais Kalidoni, dipenuhi pelayat, Rabu (29/5/2013).

Bocah kelas satu SD yang menjadi korban pembunuhan dukun gadungan bernama Fredi ini meninggal setelah empat hari dirawat di RSMH Palembang.

Heni dan anak pertamanya, Herman, tak henti menangis. Dengan mengelilingi tubuh mungil Alim yang terbungkus kain panjang berwarna cokelat, pelayat pun ikut menangis di rumah Alim yang sangat sederhana.

"Rencananya akan dimakamkan di Taman Pemakaman Sei Selayur usai salat Dzuhur. Sekarang masih mempersiapkan jenazahnya," kata Heni kepada Sripoku.com terbata-bata.

Dari informasi di lapangan, Alim diajak Fredi main ke rumahnya usai Alim pulang sekolah pada Jumat (24/5/2013). Alim lalu diberi uang Rp 5.000 supaya Alim mau ikut ke rumah Fredi. Alim pun tertarik untuk ikut.

Di rumah Fredi yang terletak tak jauh dari rumah Alim, Alim asyik main Play Station (PS). Ketika Alim asyik main, Fredi mulai beraksi. Ia menyekap mulut Alim dengan kain lap.

Usai memastikan Alim tak bisa berteriak, Fredi menusukkan pisau ke beberapa tubuh Alim. Bahkan, Fredi menyayat perut Alim hingga usus Alim terburai.

"Fredi kabur dengan loncat lewat jendela meninggalkan Alim seorang diri di dalam rumah. Kami lalu membawa Alim ke rumah sakit," kata Heni. (Refly Permana)

Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Sriwijaya Post
0 KOMENTAR
1844122 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas